Liburan Yunani; Kecipak-Kecipuk di Laut Mediterania



Percayalah, yunani adalah negeri yang sangat Indah. Masa lalu yang panjang dan mitos ajaib dengan segala macam peninggalan bersejarah yang tersebar di seluruh negeri, menjadikan negeri ini sebagai tujuan utama para pelancong dari seluruh dunia. Masalahnya atau kabar baiknya adalah, tergantung dari segi mana kamu memandangnya, yunani selalu penuh dengan turis yang penasaran sehingga dimanapun berada maka yang kamu dapatkan adalah tempat-tempat touristy, bahkan terlalu penuh pengunjung.

Tentu saja kami juga ingin liburan ke Yunani. Apakah kami suka tempat-tempat touristy? ya iya lah... kami kan turis manja๐Ÿ˜†. Jadi kami pergi ke Kolymbia... bukan Kolumbia loh ya... Ini adalah sebuah desa resor penuh dengan hotel bagus di sepanjang pantai Laut Mediterania. Di sini ada pula sebuah kota mungil asik penuh dengan resto, kafe, butik, disko, ataupun toko-toko yang menjual printhilan berjejer sepanjang jalan silih berganti. Nyaman sekali jalan atau nongkrong di sini sebelum nyebur di pantai.

Road Trip Yunani, Keindahan Pulau Rhodes



Pulau Rhodes terletak di Aegean Sea, sebuah teluk di Laut Mediterania tepatnya di semenanjung Anatolia yang berada antara daratan Yunani dan Turki. Ini merupakan wilayah kepulauan dan kami menuju salah satu pulau terbesar seluas 1500 km² ini (sebagai perbandingan, luas pulau Bali adalah 5600 km²).

Sangatlah nyaman road trip mengelilingi pulau ini karena jalanan yang lebar dan sepi. Kami menyusuri rute pantai yang panjang dan sesekali menaiki tanjakan menuju pegunungan batu. Tak jarang pula menemukan perkebunan anggur ataupun zaitun luas sekali sampai hampir mencapai puncak pegunungan. Pada saat-saat tertentu kami berhenti di sebuah desa nelayan ataupun kota kecil yang berada di atas pegunungan. Suasana tradisional yang damai sangat terasa di pulau ini.

Inilah cerita liburan di sebuah pulau mungil yang Indah dan damai di Yunani plus foto-foto cantik yang layak untuk dipamerkan ๐Ÿ˜†


Mencari Zeus, Cerita Liburan ke Yunani



Kali ini kami terbang liburan menuju Yunani tepatnya ke sebuah pulau mungil indah bernama Rhodos. Di sini ada sebuah beach resort Kolimbia. Di samping memiliki resor-resor mewah, Rhodos adalah sebuah pulau yang mempunyai sejarah panjang di belakangnya. Pulau cantik yang terletak di Laut Mediterania ini pernah dikuasai oleh Turki kemudian berada di bawah kekuasaan negara Italia sebelum menjadi bagian negara Yunani. Itulah sebabnya Rhodos mempunyai tradisi campuran yang unik.

Seperti pulau-pulau mungil lain yang ada di Mediterania, Rhodos merupakan surga bagi wisatawan Eropa. Cuaca hangat yang menyenangkan, makanan lezat, kota yang nyaman, alam indah lestari, banyak pantai bagus, penduduk yang ramah, harga-harga murah meriah… welcome to paradise.


All Inclusive ala Turis Manja



Kami ingin travelling. Terserah kemana yang penting pergi keluar dari negara Jerman karena musim panas akhir-akhir ini tidak asik, sering hujan. Itulah ide pertama.

Setelah mikir sana-sini akhirnya kami putuskan untuk pergi ke sebuah kota pelabuhan yang ada di Bulgaria. Nama kota ini adalah Varna, terletak di tepian Black Sea dengan pertimbangan bahwa ini adalah kota unik dan menarik mempunyai sebuah pantai berwarna emas yang dikenal dengan nama Golden Sand. Memang begitulah adanya. Pantai melengkung ini berpasir emas jika dilihat dengan kasat mata. Kenapa bisa begitu? Karena pasir di sini bercampur dengan serpihan lembut kulit kerang yang berkilau dan terlihat seperti emas jika tertimpa sinar matahari.


Timbul tenggelam, keunikan pulau mungil di Wadden Sea Jerman



Nun jauh di tengah laut sana, ada sebuah pulau mungil bernama Hallig Hooge. Ini adalah sebuah pulau milik negara Jerman yang dijadikan sebagai taman nasional. Di sini ada beberapa desa yang dikelilingi oleh Tanggul tinggi karena pada saat badai datang dan jika air laut sedang pasang maka pulau ini akan tenggelam. Itulah sebabnya setiap desa mempunyai tanggul pembendung laut.

Disamping itu Pulau Hallig Hooge merupakan sebuah tujuan wisata bagi orang-orang kota yang mencari suasana sunyi, asri, tenang dan damai sebuah desa khas belahan utara yang unik dan menarik.

Tempat terpencil yang jauh dari mana-mana ini meskipun tidak banyak dilirik oleh wisatawan dunia namun mempunyai fasilitas yang sangat lengkap. Keindahan dan kebersihan desa maupun kondisi alam yang lestari dan bersih menjadikan pulau ini disukai oleh banyak orang terutama turis dari Jerman dan Denmark.

Pada sebuah akhir pekan kami pergi ke pulau ini. Perjalanan ditempuh selama satu sampai satu setengah jam menggunakan kapal ferry kecil tergantung cuaca dan arus air.

Kecantikan Pulau Mungil di North Sea


Wilayah utara negara Jerman terkenal dengan keindahan pantai yang panjang dan lebar berpasir putih, juga keunikan puluhan pulau-pulau mungil yang bertebaran mengelilingi daratan. Di sekitar pulau ada banyak sekali sandbank tempat seals (anjing laut) gegoleran dengan santai tanpa mengalami gangguan.

Kali ini kami pergi ke sebuah pulau cantik dan asri bernama pulau Foehr yang ada di North Sea, dekat dengan perbatasan Denmark. Pulau ini luasnya hanya 83 kilometer persegi. Satu-satunya cara untuk memasukinya adalah menggunakan Ferry. Bagian terluas dari pulau ini terdiri dari taman nasional alami habitat aneka burung imigran. Sebagian kecilnya digunakan untuk pemukiman dan pelabuhan. Pada sebuah sisi pulau terdapat pantai berpasir putih yang panjang dan luas, disinilah tempat orang liburan dan bersantai menikmati hangatnya mentari dan sejuknya air laut pada musim panas.

8 Kuliner Wajib Coba di Jerman


Salah satu hal yang paling aku suka dalam Traveling adalah kuliner. Makanan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah tradisi pada suatu tempat yang sedang kita kunjungi. Jadi begitulah, memang pada dasarnya makanan atau kuliner yang ada di suatu tempat asing adalah hal yang sangat menarik untuk dinikmati dan dihargai.

Itu adalah teoritisnya, pada kenyataannya aku memang suka makan oleh sebab itu aku tidaklah kurus, nanti sajalah urusan diet belakangan, yang penting senang-senang dulu.... Menikmati makanan yang beranekaragam.

Oleh sebab itulah dalam membuat sebuah itin perjalanan, aku selalu mengalokasikan dana lebih untuk kulineran, bukan karena ingin bermanja-manja dan mewah-mewah, eh iya juga ding, tetapi karena juga ingin mempelajari sebuah tradisi dari tempat yang aku kunjungi lewat makanan dan minuman mereka. Meskipun sebenarnya aku ingin yang enak-enak dan yang asik-asik.