Sex-Holiday Berlin; Culture Holiday

So, setelah puas menghabiskan waktu berdua di Brandenburg Tor yang aku ceritakan disini, puas makan coklat panas dan kue tiramisu, suhu badan menghangat lagi, kemudian kami melakukan Culture Holiday keliling kota berlin (Sebagian kecil sudutnya sudah cukup lah). Jadi inilah foto-fotonya, diedit habis-habisan pakai photoshop, agar supaya tambah kinclong....

Oh iya, sekilas info dulu ya; Sebenarnya liburan ke Berlin itu uwenak tenan lho, fasilitas untuk para pelancong tersedia lengkap. Dimana-mana banyak kantor tourist information, toilet umum tersebar disegala penjuru (Siapkan uang koin 50 cent untuk membuka pintunya), peta kotanya sangat mudah diikuti dan ini yang paling aku suka: Ada Tageskarte (Karcis yang berlaku untuk sehari) yang bisa dipakai kemanapun pergi, dimanapun akan turun dalam area tertentu. Setiap beberapa menit sekali akan datang dan pergi bis Berlin City Tour pada titik-titik wisata. Nah dengan Tageskarte inilah para turis dengan bebas bisa turun-naik disetiap pemberhentian sesuka hati. Cocok dipakai bagi orang yang malas jalan atau takut tersesat atau cuma pergi ke Berlin selama sehari.

Dan inilah foto-fotonya....

Pertama pergi ke gedung parlemen (Bundestag). Maunya masuk,
tapi karena antrian panjang akhirnya kami membatalkannya dan melihat-lihat dari luar saja.

Disinilah mereka mengendalikan negara. Itu kacanya anti peluru lho...
Apakah kalian bisa melihat ibu Kanselir didalam?

Itulah bekas tembok berlin yang bersejarah itu. sebagian kecil dibiarkan berdiri untuk mengingatkan kita akan kekejaman pembatas pada waktu itu, yang lainnya benar-benar roboh dan cuma disisakan pondasinya saja, bahkan pondasi ini dibiarkan terlihat memotong beberapa jalan raya.




Byuh, mau menceritakan fotonya kok jadi bingung....
Ya wes lihat saja sendiri foto-foto diatas....

Pokoknya waktu itu kami jalan-jalan sampai gelap, kemudian karena badanku menjadi dingin lagi, maka kami pergi makan malam di KaDeWe (Kaufhaus des Westens), sebuah super mal yang bersejarah dan besaaaaaar sekali! Thomas bilang, kalau sedang mujur kita bisa bertemu artis terkenal Jerman disini lho.... Dan minta tanda tangan.

Setelahnya kami menghabiskan waktu berdua pada sebuah pasar natal yang hangat dan romantis yang baru buka pada hari itu.
Suasana tradisional malam natal yang indah dan ramah sudah mulai nampak. Foto-fotonya tentu saja akan muncul pada postingan selanjutnya.....

4 comments:

  1. om itu yg kubah-kubah mirip mesjid apaan ya? agustus aku mau keberlin nih, tp gak lama, cuman 2 hari. dan 2 hari itu bener2 gakboleh rugi hehehe.
    musti kemana aja ya aku selain ke brandenburger tor itu? :D

    ReplyDelete
  2. waah waaahhhh. makasih banyak loh om info-dua-hari-gak-boleh-rugi nyaaa.. muehehe.
    musti gak boleh rugi bener.
    kebetulan aku straight dan hobi makan, jadi malemnya, pesta makan! yeahhh *kayang*
    btw om sendiri tinggal dmn? Hamburg?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalo mau pesta makan kamu pasti nanti bisa tambah gendut dan puas... :)) pergi saja nanti di Berlin ke KaDeWe (Kaufhaus des Westens) yang konon katanya merupakan shopping mall terbesar sak kontinental tapi ternyata jauh lebih kecil dari mega mall kita di Jakarta.
      Terus di KaDeWe yang bersejarah itu (Bahkan kayaknya para bayi di Berlin sudah pada tahu tempatnya, saking terkenalnya), pergi saja ke lantai paling atas, ada food center. Disitu kamu bakalan dapat apa saja mulai dari jajanan pasar (Pasar model Jerman maksudnya) sampai kaviar... Jangan lupa coba Bratwurst kalau ke Jerman.

      Iya aku tinggal dekat Hamburg, ke utara dikit, 200 km, dekat perbatasan Denmark.

      Selamat berpetualang ya... Titi DJ ya....

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)