Jalan-jalan Centil: Classic-Rally

Seperti yang sudah aku gembar-gemborkan sebelumnya bahkan sampai beberapa hari pasang banner gedong di Blog Cap Bagong ini, maka pada tanggal 2 Juni jam 9 pagi kami berangkat menuju Wesel, Niederrhein untuk bergabung dengan teman-teman sak bundes republik untuk melalukan classic-rally mengendarai Oldtimer (mobil-mobil tua nan cantik) muter-muter pedesaan, hutan dan kota di Niederrhein dan Nederland dan sekitarnya.

Sekarang kami sudah kembali, sudah mulai bekerja lagi, dan tentu saja aku ingin menulis cerita pengalaman bagus itu, memasang foto-foto perjalanan yang sebenarnya cuma snap-shoot dengan program P (Otomatis) pada kamera-ku, karena dengan segala sesuatu yang serba cepat dan berada dalam mobil hampir sepanjang waktu, tidak mungkin rasanya untuk bikin foto artistik.

...Kami sudah siap lahir batin, aku sudah mempersiapkan perbekalan dan segala sesuatu yang diperlukan selama perjalanan panjang itu dan Thomas sudah mengecekkan mobil BMW tua-nya untuk perjalanan jauh, ganti oli, ganti ban dan lain-lain.

Tak lupa berdoa mati-matian agar sepanjang waktu kami mendapatkan cuaca yang bagus. Dan kami mendapatkannya karena kami sudah memintanya; Udara hangat berkisar pada 25°C menyertai kami sepanjang waktu, langit biru cerah, matahari bersinar terang, tak ada hujan di siang hari... Itu adalah impian para pelancong! 

Rencananya kami akan bertemu dengan rombongan dari Hamburg di salah satu Restplatz (Tempat istirahat untuk kencing, makan, meluruskan otot dll.) di jalur A1 antara Hamburg dan Bremen untuk makan siang dan setelahnya berkendara beriringan menuju Wesel, base camp kami selama rally 3 hari berlangsung.

Dan ketemulah kami dengan mereka!


Ngobrol-ngobrol asik dulu, makan siang dulu, ketawa-ketiwi dulu sambil menunggu yang lain. Thomas lebih banyak memperkenalkan aku dengan yang lain karena aku belum pernah bertemu dengan mereka. Beberapa seperti Alex dan Eno, aku sudah mengenalnya karena Thomas pernah sekali mengajakku ke pertemuan rutin mereka.

Jadi, semua sudah datang, kenyang, bugar, fit kembali dan kami berjalan beriringan menuju Welcome Hotel di Wesel. Jauh lho, dari rumah kami harus menempuh jarak sekitar 550km.

Singkat cerita, tanpa macet dan halangan lain, (Eh, tapi jalur ke utara disebelah kiri kami macet total selama berpuluh-puluh kilometer, rutinitas akhir pekan) kami sampai di Welcome Hotel tepat waktu dan disambut dengan ramah oleh grup tuan rumah Niederrhein.



Dan ternyata team Niederrhein ini telah bekerja dengan sangat memuaskan. Masing-masing dari kami mendapatkan suite-room, sementara Welcome hotel sendiri adalah hotel berbintang empat dengan label 'Service of Germany', artinya ya seperti barang-barang dengan kualitas Made in Germany, tapi ini untuk kualitas service.  

Team Hamburg adalah kelompok yang datang terakhir. Maklum, kami paling jauh. jadi kami punya waktu selama 15 menit untuk check-in dan bersih-bersih ringan di kamar sebelum tur pertama keliling kota dimulai.

Tapi.... Ternyata kami keenakan di kamar, jadi pada waktu turun ke tempat parkir spesial yang oleh pihak hotel di setting untuk grup cantik kami itu (Tamu lain tidak boleh masuk!), tempat parkir sudah kosong, semua sudah berangkat, dan kami-pun mengejarnya berbekal road book yang dibagikan pada saat kami datang tadi.

Tapi.... Pada akhirnya kami tetap ketinggalan, dan ditengah jalan tiba-tiba aku punya hasrat yang menggebu akan es krim, jadi aku merayu-rayu Thomas agar berhenti saja di es krim shop di kota, dan dia mau!


Akibatnya, pada malam hari ketika bertemu dengan yang lain pada acara makan malam, Alex menggoda kami, "Wah es krim-nya tadi siang enak ya...." Kami cuma cengar-cengir asem, dan dia bilang bahwa dia juga ketinggalan rombongan dan berhenti di suatu tempat untuk minum kopi, karena melihat kami dari belakang berhenti di es krim shop....

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)