Jalan-jalan Centil: Si Tua Centil

Namanya juga Classic Rally, isinya ya mobil-mobil klasik (baca: mobil tua yang masuk dalam kategori barang rongsokan).

Tapi anehnya mobil-mobil tua ini jika ada ditangan yang pas kok ya ndak bisa jadi barang rongsokan, yang ada malah tambah cantik, centil, unik, dan lucu. Dan tentu saja harganya semakin berlipat-lipat jika saja ada yang akan menjualnya.

Dan selama rally berlangsung, tak ada satupun mobil yang mogok.

Lihatlah mereka, setiap kali ada kesempatan baik itu di tempat parkir sebelum rally dimulai pada pagi hari, atau pada saat pause disuatu tempat, pada saat mencapai target perjalanan, atau pada acara buffet makan malam, selaluuuu.... saja bicara tentang mobil tua. Ditempat parkir lebih heboh lagi, bahkan sampai buka-buka kap mobil untuk menunjukkan ini itu kepada temannya, membanggakan sesuatu yang kecil mungil yang ada dalam mesinnya kepada yang lain, atau bercerita bagaimana sulitnya mereka mendapatkan mobil antiknya, bahkan sampai ada yang harus impor dari Amerika dan membayar beratus-ratus ribu untuk itu!

Thomas juga sama saja. Bahkan dia tidak memperdulikan aku jika sudah membahas mobil antik dengan gerombolannya!

Dan aku merana! Mati gaya!
Karena aku tidak tahu samasekali tentang mobil tua, dan tidak berminat untuk menyukainya.

Untunglah ada Christian, partnernya Ulf yang juga mati gaya karena dia datang ke acara ini dengan alasan yang sama seperti aku; Diajak.

Jadi jika yang lain sedang gila dengan mobilnya, kami sering jalan bersama. Asik juga kok, kami bisa berbicara lain-lain kecuali tentang mobil tua.

Nah daripada merana mati gaya dan termangu-mangu tak jelas maksudnya, aku harus bisa menyenangkan diri sendiri dong, malah aku bisa memuaskan hasrat poto-memoto sesuka hati. Sasarannya tentu saja pantat-pantat menggoda itu. Tapi karena ini adalah classik-rally, jadi yang dipoto ya pantatnya mobil-mobil itu dong....

Aku tidak tahu merek dan seri mobil-mobil itu dan aku tidak perduli, yang penting cantik dan seksi yang kena jepret:


 Yang atas itu BMW tua-nya Thomas, masih kinclong lho. Kap-nya bisa dibuka.
Dan dalamannya canggih pada saat jamannya dulu; ada cassette player dan radionya!







No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)