World Heritage Lübeck


Kami baru jalan-jalan ke Lübeck. Lübeck adalah termasuk salah satu World Heritage site yang berada di Schleswig-Holstein - Jerman Utara, dimana semua bangunan tua dilindungi dan dilestarikan keberadaannya. Merupakan tempat tujuan turis internasional di negara bagian (Bundesland) Schleswig-Holstein, dua jam perjalanan mobil dari kota tempat aku tinggal.

Ini adalah kunjungan keduaku ke Lübeck. Lübeck tetap cantik dan memancarkan aura kemegahan masa lalu sebagai Hansa-town, tetap nyaman, bersih dan rapi.

Suhu udara yang berkisar pada 12°C membuatku merasa nyaman dalam lindungan sweater, slayer, sepatu boot dan topi musim dingin.

Seperti layaknya kota-kota kaya maupun istana kaya pada abad pertengahan, maka areal ini dilindungi oleh sungai buatan luas yang berfungsi sepagai penahan serangan musuh sebelum memasuki benteng pertahanan kota.


Meskipun dinobatkan dalam situs world heritage, Lübeck kota tua tetap berfungsi sebagai tempat tinggal dan sebagai kota masa kini layaknya. Orang boleh tinggal pada bangunan-bangunan tua, menjadikannya sebagai rumah belanja, kafe, restoran dan fungsi sebuah kota pada umumnya, namun untuk bangunan-bangunan besar bersejarah lainnya seperti gereja, rumah sakit, dom, dan balai kota kebanyakan digunakan sebagai musium. Beberapa gereja tua tetap digunakan sebagai rumah ibadah.

Jadi, sambil menyelam minum jeruk; Orang bisa mengagumi dan mengamati peninggalan bersejarah masa lalu sambil melihat kebiasaan adat-istiadat kehidupan penduduk lokal dalam waktu bersamaan.

Oh iya, sekedar tips kecil bagi yang sedang dan akan jalan-jalan ke Eropa: Pasti kalian akan memasuki banyak sekali bangunan bersejarah termasuk gereja-gereja tua. Peraturan tidak tertulisnya adalah; Setiap kali memasuki gereja tua, lepaslah penutup kepala yang tidak permanen misalnya topi, laken, kopiah, mutze dan lain-lain, sebagai bentuk penghargaan. Itu akan terlihat sangat-amat beradab jika kita melakukannya. Tapi bagi wanita berjilbab, mereka tidak perlu melepas jilbabnya.

Jadi, inilah jejak perjalanan kami berkeliling kota tua Lübeck yang aku tampilkan dalam foto-foto perjalanan... (Ada yang berbisik sirik; Halah, wong mau pamer poto saja kok mbulet...!)

Selamat menikmati....

Ada yang bertanya bingung... Lha ini orang kok kerjaannya ketimpringan kesana-kemari terus... Ke Denmark, Hamburg, ke Lübeck.... Jangan jangan dia jadi pengangguran karena dipecat dari pekerjaannya....

Oh tidak, tidak se-ekstrem itu. Aku sedang menghabiskan sisa cuti dua minggu. Dan aku masih punya sisa cuti 22 hari lagi yang harus aku gunakan sebelum akhir bulan april tahun depan. Empat minggu cuti awal tahun ini yang aku gunakan untuk pulkam itu sebenarnya adalah sisa cuti tahun lalu.... You see...? aku sangat amat rajin bekerja sampai-sampai tidak sempat untuk ambil cuti....


3 comments:

  1. aaah... cantik banget. Aku lagi mikir gimana caranya bikin visa schengen dari sini, supaya aku bisa jalan2 dan liat keindahan eropa juga, Djo... Moga2 aku berhasil yaa...

    ReplyDelete
  2. Cihuy yang lagi jalan-jalan :)

    Bagus-bagus ya pemandangannya. Coba di Indonesia, kawasan-kawasan bersejarah seperti Kota Tua juga dilestarikan yah...

    Anyhoo, nice photos deh, mas :) Keep on capturing more pictures ;)

    ReplyDelete
  3. Sip sip... cita-citaku yang belum kesampaian ini lho Byq; keliling eropa naik sepur: www.eurail.com coba baca guide-nya Thomas Cook 'Europe by Rail'. Kayaknya itu asik...

    Loh Rae... kan sudaaaaah... Borobudur tetap menjulang, Batavia kota tua juga bagus, Surabaya mulai cantik dengan bangunan yang dilestarikan... iya toh....

    Eniwei to both of you, makasih pujiannya ya, beginilah nasib orang yang cita-citanya ndak kesampaian, pengennya jadi tukang poto keliling, ndak ada yang mau mbayar, jadi ketemu apa saja ya di poto....

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)