Cerita diawali pada saat memasuki minggu kedua di bulan desember dimana Firma tempat kerja mengadakan acara
Terus tiga hari setelahnya, aku diajak Tommy pergi ke klub pecinta mobil tua-nya itu untuk acara yang sama....
Terus beberapa hari setelahnya aku juga diajak pergi ke sebuah restoran dimana perusahaan tempat kerjanya mengadakan acara yang sama persis....
Terus beberapa hari kemudian mbakyu-nya juga mengundang kami semua untuk makan malam....
Terus setelahnya aku tak mau kalah dengan mengundang keluarganya Tommy untuk saingan makan malam.... (Menunya keren lho bok... Tempe oseng pakai kecap manis, ada tahu dimasak pakai santan kelapa bersama kol putih dan kohlrabi - rasanya seperti jipang manisah tapi termasuk dalam keluarga kol-kolan - dengan tambahan ebi giling. Lauknya pergedel jagung dan krupuk udang).
Terus pada malam natal pertama kemarin makan malam dirumah calon mertua dengan menu utama rouladen Galloway-Rind dimakan pakai rotkohl dan kentang rebus, ada juga buncis dimasak pakai bumbu dan susu.
Terus siangnya pada saat minum kopi ada kue yang banyaaaaak sekali!
Lha tadi, pada hari natal kedua, acara makan memakan berlanjut kembali karena emaknya Tommy dengan seluruh anak cucunya dan juga menantunya (termasuk calon anak mantunya, hihi...) merayakan puncak natal dengan acara brunch di sebuah Dorfrestaurant. Setelahnya dilanjutkan dengan acara minum kopi sampai petang.
Dan belum selesai, karena nanti pada malam silvester, mas-nya Tommy mengundang kami semua untuk makan malam (lagi!).
Oh iya... Besok Peter, teman kami juga mengundang untuk makan malam setelah selesai kerja.... Tommy enak, libur sampai tanggal 2 Januari. Lha aku, harus kembali kerja besok pagi. Dunia memang tidak adil.....
So... Berat badan serasa bertambah 10 kilo.
Hadiah? Iya dong... Banyak! Itulah kenapa aku suka hari natal....
Ada tealight holder yang manis, bunga hidup, beberapa botol minuman, beberapa batang coklat (yang tidak akan aku makan), amplop yang didalamnya ada duitnya dari calon mertua, beberapa handuk warna merah, dan digital TV receiver dan digital thermometer dari Tommy.
Semakin akrab saja aku dengan keluarga itu. Semuanya ramah, semua menyenangkan....
Tadi pada saat acara minum kopi sambil beramah tamah dengan semuanya, Emaknya Tommy tanya kapan aku akan mendapatkan SIM, aku bilang setelah ujian praktek nyupir bulan januari. Terus tema berlanjut, mbakyu-nya tanya, "Bagaimana? Kamu suka dengan mobil barumu?"
Aku terpesona dengan pertanyaannya sambil terbengong-bengong... "Mobil baru yang mana...."
"Bukannya kamu dapat hadiah natal sebuah Škoda?" Tanyanya sambil cengar-cengir noleh ke Tommy. Akupun mencari klarifikasi dengan pandangan bertanya ke arah Tommy, pantas saja selama beberapa minggu ini garasinya selalu terkunci dan aku tidak bisa menemukan kuncinya. Aku sudah curiga jangan-jangan dia menyembunyikan cowok asing didalam garasi.....
Yaelaaaahhh... Ternyata Tommy jeleeeek sekali kalau sedang cemberut....
"Sekarang aku tidak punya hadiah lagi untuk ulang tahunnya bulan januari mendatang..." Katanya bernada pasrah kepada mbakyu-nya.
Menyadari adanya kesalahan skenario, akupun berusaha untuk menetralisirnya, "Ya sudah, mobilnya untuk hadiah natal saja... Untuk ulang tahun aku minta hadiah yang lain..."
"No no no... Kamu tidak akan mendapatkan kuncinya sebelum mendapatkan SIM, dan tidak akan ada hadiah ulang tahun yang lain...!"
Semua orang tertawa ngakak melihat kesalahan skenario ini, mbakyu-nya perlu waktu setengah jam meminta maaf atas kesalahannya.

lah.. Baru aja mau nanya dapet hadiah natal ato engga. Taunya udah di jawab sendiri..
BalasHapusEh mas Bedjo, tadi katanya dapet coklat, tapi ga akan di makan kan?
Kasih aja, saya bersedia menampungnya kok...
hihihihi