Musikal "König der Löwen" Hamburg

Jika sebuah opera panggung atau teater atau sebuah film dijadikan film animasi, maka hasilnya akan menjadi lucu, lebih klir, lebih imut, atau gerakan para tokohnya akan menjadi lebih lentur dan lembut...

Bagaimana jika kasusnya dibalik? Film animasi dirubah menjadi teater musikal? Dimana semua tokohnya bukan lagi hasil animasi melainkan manusia betulan?

Itulah yang terjadi pada opera 'König der Löwen' (Sang Raja Singa The Lion King) yang aku tonton di Musicaltheater kemarin malam di pelabuhan Hamburg. Itu adalah hasil terjemahan film animasi Disney - The Lion King dengan tokoh utama Simba. Ingat film animasi itu kan?
Dan ini sama seperti musikal The Lion King lainnya di Minneapolis, New York, London, Sydney, Melbourne, Las Vegas, Tokyo, Shanghai, Johannesburg, Paris, dan Singapura. Bedanya, di Hamburg berbahasa Jerman, termasuk semua lagunya.

Musikal yang memukau...!


Okay, sekitar 10 menit pertama aku merasa itu adalah opera yang aneh - atau tidak bagus - karena panggungnya dipenuhi oleh gajah bengkak buatan yang jelek dan memenuhi panggung. Tapi setelah gajahnya pergi dan diganti dengan binatang-binatang lain yang cantik-cantik dan manis, cerita mulai hidup.
Tokoh-tokoh mulai muncul, menari dan menyanyi pada saat Simba si anak raja lahir. Suasana alam Afrika dimunculkan, dengan adanya hutan, pohon-pohon dan segala binatang penghuninya.

Ceritanya sama seperti yang di film kartun itu; Sang raja Musafa beserta permaisurinya Sarafi, terus Simba kecil dengan teman sepermainannya Nala yang pada akhirnya akan menjadi pasangannya, terus ada juga Scar sang paman berhati jahat yang membunuh bapaknya dan merebut singgasana.... Teman Simba yang lucu-lucu juga ada semua!
Ada Timon si macan dan Pumba si babi hutan yang suka kentut. Ada juga Zazu... Banzai... dan tokoh-tokoh jahat pembantu paman Scar; hyena yang jelek-jelek itu.

Tapi... ternyata musikal-nya lebih bagus daripada film kartunnya! Pengaturan lampu heboh, pergantian latar belakang yang bisa mewakili alam Afrika dengan pas, Musiknya campuran dan berganti-ganti antara klasik, pop dan musik tradisional Afrika, Ada juga lagu-lagu komposisi Elton John, dan dialognya tipikal Disney; lucu, riang dan renyah. 

Aku sudah hafal jalan ceritanya tapi pada saat bapaknya tewas dan Simba bersedih, eeeh... kok ya terbawa suasana ikut-ikutan nangis... Ndeso ya...?
Dan malam itu aku benar-benar membenci Scar si paman jahat yang tamak.

Pokoknya ini adalah opera kelas dunia yang wajib di tonton! Silahkan ikuti link berikut untuk melihat preview: http://www.stage-entertainment.de/musicals/koenig-der-loewen/koenig-der-loewen.html
Orang tidak perlu pergi ke Hamburg untuk menontonnya karena di Singapura juga ada!

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)