[ketimpringan Afrika] Bonjour, Salam-eleikum



Singkat cerita kami tiba di Bandara Menara Marakech, tadi di pesawat sempat terlelap karena sebelumnya harus bangun pagi. Bangun-bagun waktu makan siang, terus dua-duanya terlelap lagi, bangun lagi sesaat sebelum pesawat mendarat.

Sesuai informasi yang aku terima bahwa pemegang paspor RI tidak perlu mengajukan visa untuk berkunjung ke Marokko, maka petugas pemeriksa hanya berkata kepadaku waktu aku menunjukkan pasporku, bahkan sebelum membukanya. Rupanya dia sangat bersahabat dengan pemegang paspor warna hijau kita, "Ah,  Indonesia! welcome!" Katanya riang dan menyerahkan kembali pasporku.



Terus kami mengisi kartu kedatangan seperti namanya siapa, tinggal dimana, umur berapa, kewarganegaraan apa, kenapa pergi ke Maroko, berapa lama, akan tinggal dimana dan, dan, dan...

Dan menyerahkannya kepada petugas customs bandara, dapat stempel dan selamat datang di Maroko... Lho... Tadi itu kok tidak ada acara bayar visa on arrival ya...?

Sopirnya Celine menjemput kami untuk dibawa ke Riad, riad adalah istilah yang dipakai sebagai pengganti kata hostel, dan ternyata hostel ini, Riad Asna adalah tempat yang menyenangkan untuk menginap, tujuan para backpacker dan budget traveller lainnya.

Kedua foto diatas adalah atap Riad Asna, dimana disitu ada paviliun,
beberapa kursi santai untuk berjemur dan kami selalu sarapan disitu,
tepat dibawah langit, disinari mentari pagi yang hangat. 


Dan dari roof orang bisa melihat kebawah, dimana disitu ada kolam renang mini,
tempat ngadem yang nyaman setelah sepanjang hari berada dibawah terik matahari.

Terus melakukan orientasi ke kota. Ternyata orang Marrakech berbicara dalam dua bahasa, Arab dan Perancis. Nama-nama jalan dan tempat adalah campuran dari dua bahasa tersebut, seperta La place Jmaa el Fna, Avenue Mohammed V, Rue de Ahmed dan lain-lain.

Jadi postingan selanjutnya adalah foto-foto kota Marrakech, sebuah kota bersejarah ditengah padang pasir yang dikelilingi oleh tembok benteng tebal...


1 comment:

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)