[ketimpringan Afrika] Melintasi Pegunungan Atlas

Lihat... Puncak pegunungan Atlas yang selalu bersalju itu....

Ini adalah pengalaman yang tidak akan begitu saja terlupakan. Pada hari ke tiga kami memutuskan untuk melakukan perjalanan keluar medina, pergi ke padang pasir untuk bermalam di tendanya suku Berber, suku asli yang mendiami sebagian wilayah Maroko.

Untuk menuju tenda ini kami harus bermobil selama kurang lebih 8 jam melintasi pegunungan atlas yang puncaknya selalu bersalju, kemudian melintasi padang pasir selama satu setengah jam naik unta, barulah kami sampai di tenda mereka yang berada ditengah-tengah padang pasir luas.


Di Marrakech, Celine cewek perancis pemilik Riad Asna tempat kami menginap merekomendasikan perjalanan menarik ini. Ini adalah paket excursion selama dua hari seharga 750 Dirham atau sekitar 70€.

Perjalanan dimulai jam 7 pagi menggunakan mini bus. Pada hari itu kami terdiri dari 12 orang yang berasal dari berbagai negara.

Dan perjalanan selama ber jam-jam ini ternyata bukanlah perjalanan yang berat karena beberapa kali pak supir yang baik hati itu berhenti di restoran untuk memberikan kesempatan kepada kami buat minum-minum sebentar atau pipis-pipis sejenak, atau juga bikin foto-foto dipinggir jalan diatas pegunungan Atlas yang memukau itu.

Jadi inilah pemandangan menarik yang aku temui selama perjalanan panjang itu; menyeberangi pegunungan Atlas yang berbatu dan kering...

Ini masih dibawah, melintasi beberapa kasbah kecil dilereng pegunungan Atlas,
mereka bertani kurma dan olive...
Ini lho, disini aku sampai terbengong-bengong melihat
gunung batu yang heboh dan memukau. Besaaaar dan luaaaas sekali!
Berhenti sebentar untuk minum dan pipis. 

Naik-naik ke puncak gunung... lagi

Nah ini, pada bulan desember adalah sungai besar yang airnya  akan mengalir
sampai kebawah, tetapi pada bulan Mei sungainya sudah mengering.

Ngisi bensin, ngisi perut, dan lain-lain...

Terus pada sebuah tempat entah dimana pak supir berhenti, menjelaskan kepada kami bahwa didepan ada sebuah Kasbah tua dalam lindungan UNESCO dan bertanya apakah kami berminat untuk mengunjunginya, dan semua sepakat. Ini namanya adalah 'La Kasbah ait ben Hadou'. Kasbah adalah seperti koloni, bukan medina, jauh lebih kecil dari itu.
Ya pokoknya lihatlah sendiri foto-foto dibawah ini, kalau tidak puas silahkan googling sendiri untuk mencari tahu apa itu kasbah ya....






Terus beberapa lama kemudian kami sampai di Zagora. Mobil tidak bisa lagi melaju memasuki padang pasir dan kami harus naik unta selama satu setengah jam untuk menuju tenda suku Berber... Tentu saja ceritanya bersambung dong ya....

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)