[Rally Bavaria] Bukan Sekedar Berkendara


Hari kedua acara Rally Bavaria bersama Tommy dan grup pecinta mobil antik (Old timer) kali ini tujuannya adalah... Tanpa tujuan!

Eh maksudnya ya gitu deh, namanya juga rally, jadi intinya berkendara, melalui jalan yang seharusnya singkat tapi dibikin panjang, muter-muter kesana kemari melintasi rute-rute cantik di daerah pegunungan Bavaria.

Dan ini bukan cuma sekedar Rally lho ya, tetapi ada permainannya, sama seperti kemarin, tahun lalu, atau mungkin memang mereka membikin permainan seperti ini. Pokoknya asik...
Nah, dalam satu tim (Baca: satu mobil) terdiri dari minimal 2 orang, yang nyupir dan pemandu yang duduk disebelahnya. Pengendara tugasnya ya tentu saja menyupir, terus pemandunya, yang duduk disebelahnya akan dikasih road book (peta perjalanan) sesaat setelah sarapan, sebelum berangkat.

Dalam perjalanan, tak selamanya 75 buah mobil tua ini akan bisa berjalan beriringan, kadang mobil yang terlalu tua harus berhenti sesaat untuk mendinginkan mesin, kadang yang belakang terhalang rambu merah di perempatan, kadang yang depan tiba-tiba minggir dan pipis-pipis sejenak... Dan pada jarak-jarak pendek melintasi pedesaan, tak memungkinkan kami harus melalui jalur yang berbeda, saling berpapasan, kemudian menempuh jalur yang sama kembali di pintu keluar desa. Itulah gunanya road book, agar tidak tersesat.

Jadi si pemandu harus jeli dan pintar membaca peta dan awas akan rambu jalan, kemudian menyampaikannya pada sang pengemudi.
Isinya kira-kira gini...
- Start: Tacho auf 0 (Maksudnya meteran di dashboard mobil itu di setel dalam angka 0km)
- 500 meter, links abbiegen richtung Bodenmais....
- Auf Ampel gerade aus... etc, etc....

Jadi pemandunya ikut-ikutan sibuk, bukan cuma bengong sambil ngaca-ngaca membetulkan make up dan lipstik saja....

Terus, disela-sela navigasi yang harus kami ikuti didalam roadbook akan terselip beberapa pertanyaan kuis tentang keadaan sekitar. Misalnya pada puncak Arber, dimana dipintu kedatangan tertulis berapa ketinggian puncak Arber, maka didalam kuis roadbook akan ada pertanyaan, berapakah ketinggan gunung Arber... dan lain-lain. Juga ada kuis tentang mobil-mobil antik.

Jadi Rally old timer ini bukan cuma berkendara dan bersenang-sengang, tapi juga untuk menambah pengetahuan....

Berkendara menembus hutan -membelah kabut...

Memasuki pedesaan yang tenang diatas gunung

Menukik tajam nyungsep ke jurang....

Makan siang pada sebuah taman rekreasi di pegunungan...

Bavaria from bird view....

Hoooiiii... Aku disini.....

Terus, malam hari, kami naik bis rombongan untuk acara makan malam pada sebuah perahu
mengarungi sungai Donau yang membelah Bavaria dan berakhir di danau Bodensee.

Dilanjutkan dengan ramah-tamah ngobrol-ngobrol asik dan party, bahkan ada DJ -nya segala...

Keesokan malamnya mengadakan malam perpisahan dengan makan malam di cafe Gloria, ada pembagian Trophy, terus tentu saja party until the stars felt down to the earth...
Itulah acara Rally Bavaria kami yang menyenangkan. Sangatlah menyenangkan berada dalam grup berisi orang-orang ramah dan menyenangkan seperti itu, dan MotorBoys akan mengadakan rally tahunan mereka lagi tahun depan di Hamburg.

Ikut? iya dong....

11 comments:

  1. Kenapa ya, kalau di luar kok semua serba keliatan rapi, bersih dan teratur. Kebalikan di Indo sini. Apa mungkin anggapan saja ya... kalau rumput tetangga itu lebih hijau dan lebih seger.... ( emang bener ya mas djo? kalo "Rumput" bule tuh lebih hijau dan lebih rindang dibanding "rumput lokal"...?? hahaha ....

    ReplyDelete
  2. Aih... itu anggapan semu saja kok mas Feb, rumput bule sih kalo musim dingin jadi mengering dan loyo dan ndak ijo lagi karena kedinginan dan gak terkena sinar matahari langsung. Kalo rumput situ kan tetap asik sepanjang taun... Bedanya rumput bule rajin dicukur, buat kasih makan sapi... kalo rumput situ dibiarkan lebat awut-awutan sampai kemana-mana... Ih jadi risih deh membayangkan "rumput" liar yang tidak teratur itu, hihi...

    ReplyDelete
  3. Iya... di sini juga pada rajin cukur rumput... *ikut2an bedjo*

    Jadi pengen travelling deh tiap kali liat blog mu, Djo >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iye... cukur-cukuran rumput memang asik kok Byq...

      Gini saja Byq, kamu travel keliling eropa naik kereta saja, kayaknya nama tiketnya Euro-something-gitu-deh, itung2 menjalankan impianku yang belum kesampaian itu...

      Delete
  4. Apa Euro-star itu ya, Djo? Aku lagi ngumpulin temen di penjuru eropa, biar kalo jalan2 bisa sekalian kopdar :p Tapi sebelom itu pastinya keliling UK dulu lah... :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayoo mbak bareng ;;)
      aku europe trip agustus akhir ini, sampai september. terus stay di Poland sampe Oktober :D

      Delete
    2. Euro-star atau Eurail gitu deh kayaknya... Jadi di sepur itu ada gerbong buat tidur juga, jadi malemnya nginep di kereta, terus paginya nyeret koper keliling kota2 di Eropa... atau kopernya ditaruh di locker di stasiun. Asik kan...

      Delete
    3. Iya Mo... Ajak saja Mbak Bybyq itu bikin trip, biar ndak lebay alay di kamar sendirian karena ndak dapat kiriman rokok kretek, hihi...

      Delete
  5. hiks... disertasiku musti kumpul awal september :( abis september aja yaaa...

    Huhu djo... aku baru tauk kalo di centre ada tobacco shop yang jual Djarum black. Ngretek lagi... mariii....

    ReplyDelete
    Replies
    1. PERINGATAN PEMERINTAH: MEROKOK BISA MENYEBABKAN IMPOTENSI DINI.

      Delete
    2. hahaha... nggak ngaruh buat aku, Djo. Nggak ada di peringatan pemerintah kalo merokok bisa menyebabkan frigid. Amaaan...

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)