Istana Sang Raja

Setelah berkendara sejauh 400 kilometer melalui Autobahn menuju arah selatan, navigator mobil yang menjadi satu-satunya pemandu perjalanan mengarahkan kami untuk memasuki sebuah jalan sempit. Ini bukan lagi jalan yang wajar. Tadi ketika keluar dari jalan desa terakhir, pada saat belok kanan untuk memasuki jalan sempit ini aku melihat sekilas ada palang penutup jalan yang pada saat kami masuk berada dalam keadaan terbuka.

Aku tidak yakin bahwa ini adalah jalan yang seharusnya kami lalui, dan aku tidak riang lagi. Jalan semakin menanjak dan berliku, pepohonan semakin lebat, dan hutan belantara semakin gelap. Tak sekalipun kami berpapasan dengan mobil lain. Hanya kami yang melalui jalan ini.

Ini adalah jebakan; Bahwa beberapa minggu sebelumnya kami membeli sebuah kupon promo hotel dari internet - murah tapi mewah - hotel yang terletak di sebuah kota kecil di dataran tinggi Hessen - tetapi sekarang kami berkendara menuju tengah hutan - disana ada sebuah kastil tua - dijaga oleh seorang pria tua buruk rupa - sementara didapur istrinya menyiapkan rempah-rempah dan jampi-jampi karena dua orang korban tengah berada dalam perjalanan menuju kastil tua mereka....