Lintas Tanggul Menuju Holland



Next destination is Holland. Untuk itu kami memilih jalur yang sedikit memutar daripada jalur langsung yang sebenarnya lebih dekat. Bukankah kami sedang santai? Jadi boleh berputar-putar sejenak dong ya, lagipula jalur memutar ini menarik...

Menariknya adalah jalur Autobahn ini melintasi tanggul pembendung laut North See yang panjang sekali. Jadi pada saatnya nanti kami akan berkendara di tengah laut. Bukan menggunakan kapal ferri melainkan bermobil, dan juga bukan dengan melintasi jembatan tetapi tanggul. Asik kan?



Pagi itu cuaca akhir musim gugur bisa dibilang bersahabat. Inilah yang dinamakan Goldener Oktober dimana suhu udara terasa sejuk segar, sinar matahari berwarna keemasan dipantulkan oleh dedaunan yang berwarna-warni hangat. Dunia terlihat nyaman dan damai.

Autobahn di Nederland sederhana dan tidak terlalu ribet karena berdasarkan kondisi alamnya, mereka bisa membuatnya seperti itu, tidak seperti di Jerman atau negara-negara lain. Jadi jalanan luruuuuus sekali hampir tak ada belokan, sementara, tentu saja jalanan tidak harus dipagari, karena gunanya pagar pada Autobahn adalah untuk menghentikan mobil yang sedang kehilangan kontrol agar supaya tidak semakin terperosok jatuh keluar dari badan jalan. Lha ini kondisi permukaan tanah mereka kan sangat amat datar, Jadi jika ada mobil yang tergelincir tentu saja tidak bisa jatuh, mau jatuh kemana lagi lha jalannya sudah ada di bawah, tak ada selokan apalagi jurang dipinggir jalan.... Itulah asiknya Nederland, kemanapun mata memandang, dunia serasa luas tanpa pembatas.

Oiya sebelumnya agar tidak salah pengertian baiklah aku jelaskan dulu perbedaan antara Holland dan Nederland. Tidak cuma di Indonesia tetapi hampir dimana-mana ada salah kaprah tentang Nederland dan Holland. Kalau di Indonesia sering dibilang bahwa orang Belanda adalah orang Holland, Di Jerman orang Niederlande dibilang orang Holland, di negara berbahasa Inggris orang Netherland dibilang orang Holland, dan sebagainya. Padahal kenyataannya begini bok, Orang Holland sudah pasti orang Nederland dan orang Nederland belum tentu orang Holland. Sama seperti orang dayak adalah orang Indonesia tetapi orang Indonesia belum tentu orang Dayak, dan sebagainya.

Paham kan? Jadi Holland adalah nama secuil daerah di Nederland, dimana Amsterdam berada (Noord Holland). Jadi hari itu kami berkendara dari daerah utara Nederland bernama Friesland ke Noord Holland yang berada tepat di tengah-tengah negara. Eh tapi jangan membayangkan bahwa kami akan melakukan perjalanan panjang berliku, tidak, Nederland itu luasnya cuma sak uprit, istilahnya ya keliling-keliling sehari saja sudah cukup.  Luas negaranya saja cuma 41.500 kilometer persegi, atau cuma seluas dua kali negara bagian Sachsen-Anhalt di Jerman. Tidak bisa membayangkan berapa luasnya Sachsen-Anhalt? Okay bayangkan saja Pulau Bali, sepertinya sekecil itu lah, lha kalau dihitung-hitung saja ya, dari utara ke selatan 300km (hampir sama seperti dari Jogja ke Surabaya) dan dari barat ke timur atau sebaliknya cuma 180km. Mungil kan?

Jadi kalau dihitung kasar, hari itu kami berkendara sejauh 150km.

Singkat cerita, kami berhasil keluar dari kota Groningen jam 11 pagi setelah sarapan bermacam-macam keju pakai roti. Tentu saja yang nyetir Tommy, karena mobil kami membawa gandengan caravan sementara berdasarkan SIM B yang aku punya, aku tidak diperbolehkan nyetir mobil dengan gandengan dibelakangnya sampai batas masse tertentu. Jadi asik, sepanjang jalan aku bisa melihat-lihat pemandangan dengan santai.

Di sepanjang jalan yang kami lalui masih terlihat sisa-sisa kerusakan yang diakibatkan oleh badai orkan beberapa hari lalu. Pepohonan masih terlihat bergelimpangan dipinggir jalan, beberapa rambu tidak berdiri tegak dengan semestinya, atap-atap rumah yang tidak utuh lagi.....

Akhirnya kami memasuki primetime buat hari itu. Setelah keluar dari kota kecil Zurich kami berkendara melintasi tanggul yang panjangnya 32 kilometer, lebarnya 90meter. Jadi begini, tanggul atau dam ini namanya adalah Afsluitdijk, tuh kan bingun bacanya... memiliki dua fungsi yaitu sebagai jalan raya dan sebagai pembendung laut North Sea agar supaya jika terjadi badai pasang, daratan mereka yang berada di bawah permukaan laut itu tidak tenggelam.  Afsluitdijk ini heboh lho ya, dibangun pada tahun 1927 dan selesai tahun 1932, untuk memisahkan IJsselmeer, yaitu teluk kecil yang dulunya berair asin dan sekarang mempunyai air tawar, dengan Zuiderzee di North Sea.

Yang sebelah kiri tanggul adalah Zuidersee di North Sea dan yang kanan IJsselmeer yang sekarang mempunyai
 air tawar setelah dikasih dam Afsluitdijk (percayalah, nulisnya lebih mbulet daripada mbacanya)


Asiknya, Afsluitdijk ini punya jalur khusus buat sepeda ugklik dan moped,
juga ada campingplatz buat berpetualang.
Terus ya gitu deh, karena pas di tengah-tengah dam itu ada menara monumen, maka kami berhenti untuk menikmatinya, lihat-lihat, foto-foto, baca-baca dan ngopi-ngopi cantik, karena mereka punya Snack Bistro disitu.... Sudah tahu kan apa yang harus orang nikmati setiap ketemu Snack Bistro di Nederland? tentu saja kroket aneka rasa...

Kroket Belanda... Bentuknya lonjong-bulat berwarna coklat dengan panjang dan diameter yang bervariasi... Ah membayangkan saja sudah ngiler.

Jadi jika biasanya pada sore hari seperti itu kami minum kopi sambil ngemil kue, karena kami di Nederland maka kue-nya diganti kroket. Pokoknya selama di Nederland aku tergila-gila dengan kroket aneka rasa mereka, siang makan kroket, makan malam pun pakai kroket. Terserah mau pilih apa ada semua, ada kroket daging ayam, daging sapi, pakai ham, ada juga kroket vegetarian bahkan ada juga kroket sate. Tentu saja daging satenya besarnya cuma sak upil-upil tapi banyak.

Ini lho kroket yang aku gadang-gadang itu, bentuknya bulat-panjang-cakep kan?

Terus kopi! Tahukah kalian bahwa kopi Nederland adalah kopi paling enak sedunia? setidaknya menurutku begitu. Kopi adalah minuman nasional mereka dan mereka bisa membuatnya dengan sangat amat nikmat, tak pernah aku minum kopi senikmat di Nederland. Bukan Capuccino atau Macchiato tetapi kopi! Koffie with milk and sugar! Rasanya langsung menuju sasaran tanpa basa-basi, pokoknya mantap banget, mirip-mirip Espresso tapi secangkir penuh!

Puas ngopi dan ngroket, kami melanjutkan perjalanan, melintasi separo tanggul dan akhirnya sampai di Noord Holland. Dari sini kami berkendara ke selatan sampai akhirnya pada sore hari kami tiba di Landsmeer, sebuah suburb di Amsterdam yang mempunyai banyak danau dan kanal, berjarak 15 kilometer dari pusat kota.

Berdasarkan peta panduan dari ADAC, kami menemukan sebuah Campingplatz yang cantik berada di pinggir sebuah danau. Disinilah kami akan tinggal selama beberapa hari untuk menjelajahi Amsterdam, Den Haag, Amersfoort dan kota-kota kecil di Noord Holland.....

2 comments:

  1. nungging-nungging... ati ati loh kecengklak pinggangnya.
    Ntar ga bisa ngapa ngapain sama bang Tom Cat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang wil, aku masih lentur, masih bisa dibolak-balik dan ditekak-tekuk, hahah....

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)