[Tour Jerman Timur] Rendezvous di Dresden

[Tour Jerman Timur] Rendezvous di Dresden

Sampailah kami di hotel tempat tujuan, setelah beberapa saat ketimpringan di Berlin pada postingan sebelumnya. Hotelnya bagus berada di tengah taman luas sunyi yang terletak di luar kota Dresden. Tempat yang sempurna untuk menenangkan diri beberapa hari ke depan.

Menenangkan diri? Benarkah? Tentu saja tidak.
Kali ini tujuan perjalanan kami menelusuri bekas negara Jerman Timur (Ex DDR) bukanlah untuk menenangkan diri melainkan bertemu dengan teman-temannya Thomas yang tergabung dalam organisasi MotorBoys, dimana itu adalah kelompok penyuka old timer (mobil antik) yang anggotanya tersebar di seluruh negri, bahkan sampai ke beberapa negara tetangga seperti Swiss, Belgia dan Belanda.


Setidaknya aku sudah tiga kali bertemu dengan mereka, teman-teman yang ramah. Pertemuan pertama adalah pada saat Rally Bavaria yang ceritanya ada disini, kedua terjadi pada acara tur ke Niederrhein yang seru dan ceritaya juga ada, disini.

Tentu saja Rendezvous dengan mereka selalu menyenangkan. Ada obrolan ramah, bertukar ide, membuka kerja sama baru, menjalin pertemanan dengan orang-orang baru dan... Jalan-jalan seru!

Begini, kami suka menggunakan waktu luang kami untuk bepergian melihat dunia, sementara banyak tempat-tempat bagus yang tidak ter-ekspos oleh media yang seharusnya kami datangi. Jadi ini adalah ajang yang tepat buat kami, terutama buat Thomas yang sangat mengagumi mobil antik, juga buat aku yang buta samasekali akan mobil, tetapi suka bepergian.

Lalu apa untungnya? banyak, organisasi ini mempunyai anggota yang menyebar di seluruh Eropa Barat, dan tentu saja isinya orang-orang yang tinggal di daerah tersebut. Jadi sangatlah menyenangkan melakukan perjalanan dipandu oleh teman-teman yang tahu betul akan keindahan daerah masing-masing.

Jadi perjalanan berbasis panduan orang lokal. Apakah ada yang lebih bagus dari ini?

Kalau ada hal bagus kenapa tidak ditiru?

Jadi buat teman-teman di Indonesia yang suka melakukan perjalanan untuk mengisi waktu luang, buatlah sebuah kelompok penyuka jalan-jalan. Tidak harus berbasis mobil antik seperti kami karena tidak semua orang mampu membayar biaya perawatan mobil-mobil bobrok ini yang jumlahnya jauh lebih besar daripada biaya perawatan mobil baru, tetapi yang ringan-ringan saja misalnya organisasi penyuka sepeda kumbang, atau sepeda motor, atau organisasi penyuka mobil buatan Asia.... Yang penting mempunyai kesamaan minat.

Dan yang penting lagi adalah ada sarana untuk berkendara. Kemudian bikinlah kelompok di kota masing-masing. Dari kelompok ini bikinlah jaringan yang mencakup beberapa kota, misalnya dimulai dari Jawa, kemudian menyebar dari sabang sampai merauke.

Nah kalau organisasi sudah berkembang, maka enak. Orang bisa melakukan liburan setiap tahun berbasis kelompok itu, kalau kami melakukannya pada awal musim panas.
Jadi misalnya tahun ini di Dresden, sebelumnya di Niederrhein dan selalu bergantian tempat untuk meng-eksplorasi daerah bagus tertentu.

Maka dijamin suatu saat kalian akan mampu melihat seluruh Indonesia secara detail atas panduan orang lokal yang mana turis umum tidak atau jarang bisa mencapainya karena kekurangan berita.

Ide yang cemerlang bukan?

Tentu saja ada iuran tahunan untuk mengurus organisasi tetapi tidak banyak. Yang banyak adalah biaya tour tahunan yang meliputi harga inap hotel atau camping platz dan makan-minum termasuk tiket masuk pada beberapa tempat selama acara liburan berlangsung.

Percayalah, ini asik...! Apalagi sebelum setiap acara tour dimulai maka kita akan dikirimi program acara secara detail beberapa bulan sebelumnya yang dibuat oleh kelompok lokal tempat yang akan dituju, apa saja acaranya, tempat mana saja yang akan dikunjungi, makanannya apa saja dan biayanya berapa. Jadi kita bisa memutuskan apakah tertarik atau tidak.

Postingan selanjutnya tentu saja akan berisi dengan tempat-tempat menarik di sekitar Dresden dengan foto-foto heboh. Tunggu kelanjutannya ya... perjalanan baru saja dimulai.....


1 comment:

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)