My Nile River Cruise Highlights


Enak lho, naik cruising ship, setidaknya sudah dua kali aku melakukannya meskipun itu adalah cruising kecil-kecilan dan bukan cruising ship besar seperti mengarungi laut Caribbean.

Kali ini adalah cerita tentang Nile River Cruise yang aku ikuti.

Ada yang bilang bahwa cruising ship adalah liburan buat Opa-Oma, ada benarnya juga ya, mengingat fasilitas santai yang didapat dan juga kemudahan dalam melakukan perjalanan tapi.... (Entahlah apakah aku sudah mulai masuk umur) ternyata aku bisa menikmatinya dengan baik. Pada kenyataannya didalam kapal ada terhidang makanan berkelas yang lezat, hiburan yang menyenangkan, tempat santai di dek atas yang tenang dan mempunyai kolam renang dan tempat olah raga ringan, ada pijat yang bikin rileks dan juga ada bar, restoran dan toko-toko yang ramah.


Dan yang paling aku suka dari semuanya, setidaknya pada liburan Nile River Cruise kali ini adalah bisa membuat perjalanan tidak ribet. Cruising kali ini dimulai dari Kota Luxor menuju bendungan Aswan dan kembali lagi ke Luxor yang ditempuh selama tiga hari empat malam dengan berhenti di titik-titik wisata di sepanjang sungai Nil bagian atas. Jika aku melakukan perjalanan itu dengan menggunakan bus atau kereta, alangkah ribetnya, ditambah lagi jika bertemu dengan oknum pelaku wisata orang-orang Mesir yang sangat tricky terhadap turis dan pintar ngomong tanpa bisa di bantah.
Belum lagi masalah hotel, bongkar tutup koper dan lain-lain sebagainya.

Dengan mengambil Nile River Cruise, semua hal ribet diatas tidak terjadi. Pagi ketika kapal mendarat entah dimana, kita tinggal turun, naik bis ke tujuan wisata, berpetualang sepanjang hari, sorenya kembali ke kapal untuk bersantai dan makan malam, kemudian tidur, sepanjang tidur kapal akan berjalan ke etape selanjutnya dan besok pagi ketika bangun dari tidur, kita sudah berada di tempat lain yang menyenangkan, dan berpetualang sepanjang hari di tujuan selanjutnya, begitu terus sampai selesai. Sederhana dan nyaman kan?

Itu adalah highlight pertama dari Nile River Cruise, yang kedua adalah makanan.

Selama tinggal di Mesir, di cruising ship inilah aku mendapat makanan berkelas yang lezat, terutama menu makan malam yang disajikan secara prasmanan, sementara untuk sarapan adalah standar internasional. Entah bagaimana prosesnya ternyata makanan tradisional Mesir (yang rasanya di-internasional-kan, karena ini adalah kapal buat turis) sangat pas terasa di lidah, setiap malam menu berganti dan main course mempunyai lebih dari tiga variasi, belum lagi hidangan penutup yang enak dan manis-manis. Sementara aku tidak mempunyai kebiasaan memakan hidangan pembuka, agar bisa makan main course lezat dengan banyak ;)

Hiburan Malam

Okay, tari perut model Mesir tidaklah se-heboh yang ada di Turki, penari mengenakan pelapis tipis warna kulit sehingga perutnya tidak kelihatan dan goyangannya tidak terlalu seru, tapi tetap saja acara hiburan yang diselenggarakan setelah makan malam adalah acara malam yang menarik sembari minum-minum ringan sambil bercengkerama dengan tetangga. Setiap malam acaranya juga berbeda, ada musik dan tarian padang pasir.

Sepertinya ini adalah Whirling Dervishes modifikasi Mesir


Dan sepertinya ini maksudnya adalah Belly Dance


Fasilitas

Kapal ini mempunyai fasilitas lengkap layaknya sebuah hotel, staf yang ramah dan siap membantu, pemandu wisata berbahasa Jerman yang bisa menjelaskan segala sesuatu dengan komunikatif, kebersihan kapal yang bagus, bahkan kamar kami dibersihkan sebanyak dua kali sehari dengan handuk yang di bentuk secara bagus dan unik diatas tempat tidur.

Panorama

Silahkan lihat sendiri panorama sepanjang sungai Nil yang tenang, damai dan indah pada foto-foto dibawah ini. Yang jelas banyak air dimana-mana! Hebohnya, ini ada ditengah gurun pasir tandus dan gersang.

Senja hari pertama di pelabuhan kota Luxor. Yang bersinar itu adalah kuburan terletak di seberang sungai Nil.
Ada gunung batu menjulang sebagai latar belakang sebuah desa di tepi sungai Nil.

Ini adalah penampakan dari pohon kurma.

Masjid dan bendungan kecil...
Sebuah desa subur di tengah gurun...
Ada kota di tepi sungai Nil.

Fajar menyingsing...

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)