Santun Dalam Pesta di Jerman

Pada bulan-bulan dingin seperti ini aku, atau kami, banyak mendapat undangan makan malam karena secara kebetulan banyak teman-temanku yang berulang-tahun, apalagi nanti ditambah dengan perayaan natal, disusul kemudian dengan perayaan Silvester.

Jadi tak ada salahnya aku akan menulis tentang sopan-santun dalam sebuah party, bagaimana sebaiknya orang bertingkah manis pada sebuah undangan makan malam, agar tidak ada yang berpikir bahwa kita adalah 'seorang teman yang baru datang dari timur dan sedang belajar sopan-santun'.

Lain ladang lain belalang, dan peribahasa itu tetap berlaku sampai sekarang. Anggaplah ini sebagai pengetahuan umum yang perlu diperhatikan, siapa tahu pada acara liburan ke Jerman, kalian di undang untuk menghadiri sebuah pesta.

Percayalah, berada di meja makan dengan orang-orang baru itu bisa bikin tingkah laku jadi kikuk, ragu akan apa yang harus dilakukan, takut salah, dan macam-macam perasaan salah tingkah yang lain.


Sudah pernah mengalami perasaan seperti itu?
Ngaku saja... Aku juga kok... Thomas juga kok, pada saat kami berkunjung ke keluargaku dan makan malam bersama; Thomas, yang orang Jerman, benar-benar kebingungan dengan piring cekung padahal tidak dihidangkan sup, sendok dan garpu tanpa pisau, dan bertanya dengan sangat amat pelan apa yang harus dia lakukan pertama kali....

"Berdoa sebelum makan!"

Dan by the way, orang masih menganggap tidak sopan jika ada yang menerima telpon pada saat makan malam, jadi matikan HP, atau smartphone.

Okay, inilah sopan santun yang umum berlaku di Jerman pada undangan pesta makan malam;

Nah, pada saat datang, sudah banyak orang. Lalu apakah perlu untuk menyalami mereka satu per satu? Tidak. Cukup mengetuk meja beberapa kali dengan punggung jari dan menyapa semua orang, 'halo, moin-moin, guten Abend' dan lain-lain sesuka hati.

Dipersilahkan duduk, kemudian ditanya ingin minum apa. Ini penting juga lho, kalau perlu tanya saja punya minuman apa saja.
Penting karena itulah minuman yang akan kalian minum sepanjang malam. Okay boleh berganti-ganti minuman tetapi besok pagi kalau kepalanya nyut-nyutan?
Kenapa penting? karena gelas minuman berbeda-beda; gelas untuk minum red wine berbeda dengan gelas buat minum white wine. Begitu juga gelas long drinks atau juice. Tidak lucu kan, kalau didepan kalian ada 5 buah gelas yang berbeda. Jadi jika ditanya mau minum apa, pikirkan baik-baik.
Tentu saja nanti ada juga gelas kecil (sloki) buat Schnaps(shorts) datang menyusul setelah makan....

Terus sudah duduk manis, minuman sudah terhidang. Jangan diminum dulu.... Itu tidak sopan.... Tunggulah sampai tuan rumah mengajak prost (bersulang). Nah bersulang juga ada seninya; jadi, angkat gelas bersama-sama, sodorkan ke depan dan ketika gelas kalian hampir bertemu dengan gelas lawan, segera alihkan pandangan dengan menatap mata orang yang mengajak bersulang dengan senyum, sambil gelas tetap maju ke depan, tapi hati-hati, majunya harus sedikit di rem, jangan sampai gelasnya pecah berantakan karena berbenturan....

Bersulang juga tidak boleh menyilang atau memotong bersulangnya kedua orang lain yang juga sedang bersulang, ini pamali, dan benar-benar tidak boleh dilakukan. Kata orang Jerman itu bisa memotong hubungan pertemanan. Jadi harap tunggu sesaat.

Duduk manis kembali, amati apa yang ada di depan kalian; Jika di sekitar piring terdapat sendok besar, sendok kecil, garpu dan pisau, artinya akan ada tiga buah menu. Jika tidak ada sendok besar artinya akan ada dua buah menu, begitu juga jika tidak ada sendok kecil. Jika cuma ada pisau dan garpu artinya cuma akan ada sebuah menu.
Ini penting untuk mengetahui kapasitas perut. Jadi ambil makanan harus di kira-kira sesuai dengan peralatan makan yang tersedia.
Dan.... Sendok besar (sendok makan) cuma dipakai untuk makan sup! Sendok kecil cuma dipakai untuk makanan penutup.
Bahkan makan nasi-pun pakai garpu dan pisau, bukan sendok.

Begitulah adat-istiadat yang berlaku di Jerman dalam undangan makan-makan. Dan sebenarnya undangan makan ini makannya cuma sekedarnya, maksudnya makan sedikit tapi banyak ngobrol dan bersosialisasi.

Terus ada juga undangan-undangan lucu yang terdengar aneh, biasanya ini terjadi pada musim panas, dan pestanya dilakukan di kebun, misalnya dalam surat undangan atau email ditulis bahwa masing-masing orang harus bawa makanan sendiri-sendiri, atau acara barbeque rame-rame tapi dagingnya harus bawa sendiri-sendiri, atau ada juga yang tertulis 'Pesta tanpa makan, sedang diet'. Kalau yang ini biasanya cuma terbatas buat teman-teman akrab saja, bukan pesta ultah atau pesta kawinan tetapi cuma ingin mengumpulkan dan memperkenalkan teman-teman saja, bersosialisasi sambil pamer kebun dan rumah, atau mobil baru, atau pasangan baru.... Terserah yang penting asik...

Tentulah lain negara lain kebiasaan. Disini orang tidak bisa begitu saja ngobrol dipinggir jalan atau di dalam kereta dengan orang asing, jadi cara bersosialisasi dan berkenalan dengan orang-orang baru caranya ya salah satunya seperti itu. Kalau diluar orang cuek-bebek, meskipun sebenarnya semua orang ramah dan menyenangkan.

Aku merasa beruntung bisa ber-integrasi dengan baik.

Kenapa integrasi dan bergaul dengan orang lokal itu penting? Karena ini bisa membuatku hidup tidak terasing, aku sudah bertekad bulat untuk tetap tinggal disini, maka mau tidak mau aku harus bisa hidup dengan mereka, bergaul dengan mereka, bertingkah layaknya mereka, makan makanan mereka, menyesuaikan diri sebisanya, meskipun ada beberapa hal yang tidak aku sukai.
Bukan, itu bukan ikut-ikutan, tetapi menyesuaikan diri... Tidak lucu kan, kalau misalnya aku makan langsung pakai tangan sementara mereka makan pakai pisau dan garpu?

Jadi, apakah kalian akan menghadiri sebuah pesta undangan pada liburan kalian di Jerman? 

2 comments:

  1. suka sama postingan yang ini, info tata cara bertamu dan makannya bisa berguna banget. (yang lain juga tetep berguna lho. hehehe) :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau begitu tinggal dipraktekkan saja ya Roy, semoga segera mendapat undangan makan malam....

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)