My Upper-Egypt Highlights


Pada masa lalu, negara Mesir terbagi menjadi dua bagian yaitu Upper-Egypt dan Lower-Egypt. Upper-Egypt adalah garis subur sepanjang sungai Nil yang terletak di bagian selatan negara Mesir sampai gurun Nubian dimana pada masa lalu, disinilah para Fir'aun berkuasa.

Lower-Egypt adalah daerah delta sungai Nil, termasuk Kairo dan kawasan yang dekat dengan laut Mediterania.

Liburan ke Mesir kali ini telah kami habiskan untuk menjelajahi kawasan Upper-Egypt yang mempunyai sejarah panjang dibelakangnya.


Upper-Egypt merupakan daerah subur tepian sungai Nil sebelah atas yang sangat amat panjang namun dikelilingi oleh gurun pasir tandus tanpa kehidupan. Air menjadi sumber kehidupan yang sangat vital di daerah kering dan tandus ini. Oleh sebab itulah daerah tepian sepanjang sungai Nil mempunyai sejarah gemilang dari masa ke masa, di tempat inilah kehidupan bisa berjalan dari waktu ke waktu, membentuk tradisi yang unik dan sejarah yang tak terlupakan.

Untuk bisa menjelajahi seluruh bagian dan peninggalan sejarah Upper-Egypt yang tersebar di sepanjang tepian sungai Nil tanpa kerumitan masalah transportasi, akomodasi dan sosialisasi, kami menempuh jalan yang praktis; Berlayar langsung ke jantung sejarah yaitu mengarungi sungai Nil dengan menumpang salah satu kapal Nile River Cruise

Dengan mengikuti tur Nile River Cruise maka semua kerumitan perjalanan bisa teratasi, terutama di Upper-Egypt. Setiap pagi selama pelayaran, kapal yang kami tumpangi bersandar pada sebuah tempat tak jauh dari tujuan wisata, kemudian di pelabuhan ini sudah tersedia bis yang akan mengantar kami menuju langsung ke tempat-tempat yang wajib dikunjungi selama menjelajahi Upper-Egypt. Inilah Highlights Upper-Egypt dengan mengikuti tur Nile River Cruise buatanku....

1. Luxor Souk


Okay, memang benar Luxor adalah gudangnya scammer yang sangat agresif, bacalah pengalaman naasku keluar dari mulut buaya masuk ke kandang harimau disini. Tetapi percayalah, tak ada kejahatan kelas berat yang menimpa turis disini, mereka hanya ingin uang, bukan kekerasan atau pembunuhan.

Pada kenyataannya Luxor adalah kota yang harus dikujungi. Pasar tradisional mereka yaitu Luxor Souk merupakan drama kehidupan yang patut disaksikan. Disinilah tradisi Luxor bisa dilihat, termasuk acara belanja bukan buat turis melainkan pasar tradisional mereka sendiri. Jadi di pasar ini akan ada penjual menggelar tikar menjajakan sayuran dan buah, gerobak makanan, atau kios-kios menjual segala macam barang layaknya di sebuah pasar pagi.

2. Karnak Temple Complex


Dipercaya sebagai situs bersejarah yang mendapat kunjungan turis terbanyak ke dua di Mesir setelah Piramida Giza. Karnak adalah situs luas yang terdiri dari reruntuhan kuil, gedung pertemuan maha luas, pilar-pilar raksasa dan beberapa jenis bangunan bersejarah lain.

3. Luxor Temple


Terletak tak jauh dari pusat kota Luxor. Temple ini sangat impresif dengan dinding dan pilar-pilar raksasa. Ini adalah bukti sejarah kekayaan Firaun pada masa lalu. Peninggalan dari tahun 1400 SM.

4. Obelisk of Ramses II


Ini adalah Obelisk paling spektakuler dari Obelisk-obelisk lainnya di Mesir, konon pasangan Obelisk ini sekarang berada di Perancis.
Obelisk ini masih merupakan bagian dari Luxor Temple. 

5. Lembah Para Firaun (Valley of the Kings)


Secara personal aku tidak menyukai tempat ini, perasanku terlalu miris atau ngeri untuk memasukinya, tetapi percayalah ini hanya perasaan saja.
Pada kenyataannya ini adalah sebuah lembah tandus yang berada jauh dari mana-mana dan dijadikan sebagai kuburan para Firaun di masa lalu, dari abad ke 16 sampai abad ke 11 sebelum masehi. Setidaknya ada 63 kuburan dan kamar-kamar bawah tanah sebagai peraduan terakhir para Firaun bersama harta kekayaannya.

6. Istana Ratu Hatshepsut di Deir el-Bahri



Istana Ratu Hatshepsut adalah istana yang sangat amat megah dan mengesankan berlatar belakang tebing batu raksasa yang menjulang tinggi. Dati tempat parkir menuju ke pintu istana orang akan diantar oleh kereta mini, karena jaraknya sangat jauh dan terkesan lapang. Disini juga ada pasar yang menjual suvenir, makanan dan minuman buat para turis yang, tentu saja, kehausan karena berada dibawah terik matahari padang pasir yang menyengat.

7. Colossi of Memnon dan Alabaster Institute


Sayang sekali ketika sampai sini sedang ada renovasi, jadi terlihat tidak impresif. Tapi sebenarnya Colossi of Memnon ini sebenarnya juga bukan Highlight versiku.

8. Kom Ombo Temple


Istana megah yang mempunyai tehnologi pengukuran permukaan air sungai Nil. Pernah berada dalam kekuasaan Romawi. Dan... Disinilah Cleopatra yang cantik itu berada...

9. Edfu



10. Nubian Village


Nubian adalah salah satu suku bangsa Mesir, mereka hidup tradisional di tepian sungai yang berada di gurun Nubian. Ini adalah sebuah desa yang nyaman dan berpenduduk ramah namun... komersil, karena banyak didatangi turis.

11. Bendungan Aswan

Yang membangun bendungan Aswan tentu saja Russia, mereka membina kerjasama yang sangat bagus.

12. Philae Temple


Kuil Philae terletak di pulau mungil yang berada di tengah sungai Nil, kuilnya juga semungil pulaunya tetapi jalan menuju kuil ini sangat mengesankan dimana kapal pesiar kami tidak bisa memasuki celah sungai sempit, jadi kami harus pindah ke perahu motor kecil, melintasi celah-celah sungai berdinding batu tinggi. Sangat menyenangkan.

Begitulah cerita liburan kami di Upper-Egypt. Namanya liburan ke Mesir ya harus mempelajari sejarah. Banyak yang bisa dipelajari sekaligus dinikmati. Saking banyaknya cerita sejarah yang aku baca, sepulang dari liburan aku sampai lupa semua. Tetapi setidaknya kami sudah mendatangi tempat yang harus didatangi sekali dalam seumur hidup.

Tujuan liburan kami selanjutnya adalah Spanyol, tepatnya pergi ke kepulauan Kanaria, lebih tepatnya lagi ke pulau Teneriffa. Apa yang akan kami temui disana? Silahkan tunggu ceritanya ya... sampai jumpa lagi....

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)