Jatuh Cinta Dengan Santa Cruz


Aku sudah telah jatuh cinta dengan kota tua Santa Cruz. Ibukota propinsi kepulauan Canaria yang berada di pulau mungil Tenerife milik negara Spanyol ini sangat khas dan nyaman, hijau indah dengan suhu hangat khas Mediterania, gaya hidup penduduk yang santai dan ramah, makanan lezat dimana-mana, dan harga-harga yang murah meriah. Itulah, siapa yang tidak langsung jatuh cinta dengan suasana seperti itu?

Jadi selama seminggu tinggal di pulau Tenerife, kami menjadikan kota tua Santa Cruz sebagai base camp, kemanapun menjelajahi pulau seharian penuh, kami selalu berusaha untuk kembali ke hotel di Santa Cruz menjelang malam.


Hotel kami terletak di pusat kota, tepat di pinggir jalan dan tanpa pagar atau halaman, jadi agak bising tetapi menyenangkan, tak perlu berjalan jauh jika ingin kemana-mana, karena pada dasarnya kami suka pergi kemana-mana.

Dan pada sore hari, sangatlah menyenangkan untuk berjalan ditengah orang-orang dari Mercado Municipal Nuestra Señora de África di sebelah hotel tempat kami menginap menuju La Marina yang ada di Plaza el Espana, dan duduk-duduk santai menikmati suasana sembari makan malam didepan sebuah restoran yang ada di boulevard yang menuju pantai. Disinilah semua warga kota berkumpul, bersantai, bersosialisasi dan berbelanja. Rasanya menyenangkan bisa bersama-sama dengan insiders menikmati waktu.

Tentu saja kami mempunyai tempat nongkrong pilihan, Restaurante Cafetería El Aguila. Resto dan kafe ini terletak tepat di tengah boulevard, mempunyai halaman luas beratap tenda dengan meja kursi tersebar dimana-mana. Saking seringnya nongkrong disitu, para pelayan sampai hafal dan menjadi sangat ramah terhadap kami, bahkan mereka secara mengejutkan bisa berbicara dalam bahasa Jerman, meskipun kami harus menggunakan banyak fantasi untuk mengerti akan maksudnya. Tak masalah, setidaknya mereka bisa mengambil hati kami.

Salah seorang dari mereka juga menjadi sangat hafal dengan pesananku, bahkan sebelum pesan, dia akan menebak dengan riang, "Mojito, noch mal?", begitulah, suhu udara yang hangat membuatku menjadikan Mojito sebagai minuman favorit selama tinggal di pulau, kemanapun perginya, minumnya selalu mojito....




Auditorio de Tenerife


Maskot kota Santa Cruz, bangunan super megah dan mewah di pantai, tempat berlangsungnya konser, pertunjukan rakyat, dan macam-macam acara sosial, disini juga ada kafe dan restoran nyaman, tempat yang bagus untuk mendinginkan suhu tubuh setelah terbakar sinar matahari sepanjang waktu.


Palmetum


Tempat pembuangan sampah akhir dari kota Santa Cruz yang di sulap menjadi taman palem indah dan luas. Tak pernah aku melihat sebegitu banyaknya variasi pohon palem di dunia ini. Terletak bersebelahan dengan Auditorio de Tenerife. Karcis masuk 6€, worth it.


Mercado Municipal Nuestra Señora de África


Pasar tradisional pagi, aku suka membeli buah-buahan segar disini, dan juga kue-kue manis. Disini banyak dijual ikan segar, sayur-mayur dan segala macam barang yang bisa orang bayangkan. Pasarnya rapi, bersih dan menyenangkan. Disini ada sebuah menara yang bentuknya persis seperti menara-menara di Marrakech. Sepertinya ini adalah pasar tradisional gaya Afrika versi mereka.



Kawasan Old Town Plaza Principe de Asturias sampai La Marina


Datanglah kesini pada senja hari sampai tengah malam, rasakan alangkah senangnya para penduduk kota menikmati waktu mereka. Segala bentuk sosialisasi ada disini, artis jalanan memamerkan keahlian mereka, kafe dan restoran ada dimana-mana, atraksi tanpa rencana yang bisa dinikmati, ramah-tamah dan small talks yang menyenangkan.... Serasa ada dirumah sendiri.



Selain itu Santa Cruz mempunyai pusat perbelanjaan di pinggir kota yang menarik, ada banyak taman unik dengan vegetasi campur baur antara afrika dan asia, dan ada yang sedikit mengganggu pemandangan; tepat di pantai kota ini terdapat galangan minyak! Itu cuma satu-satunya hal yang aku tidak suka di Santa Cruz, tetapi aku bisa hidup dengan itu.

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)