Geliat Musim Semi di Jerman



Lihatlah, alangkah indahnya dunia ini... Matahari bersinar hangat, alam terlihat cerah, burung-burung bernyanyi riang, kuncup pepohonan mulai muncul, dan bunga bermekaran dimana-mana menjadikan dunia ini semakin berwarna....

Ini adalah awal musim semi yang sempurna!

Tentu saja semua orang jadi bersuka-cita dong ya, dan seperti biasanya setiap awal musim semi datang, semua terlihat menggeliat, menunjukkan tanda-tanda kehidupan kembali. Dan hal ini membuat semua orang bergairah menyusun rencana-rencana yang akan dilakukan untuk mengisi musim semi dan musim panas yang sebentar lagi akan datang.

Begitu juga dengan kami. Pada musim semi dan musim panas ini kami akan tinggal di dalam negri saja. Jerman juga indah pada musim panas, dan ternyata berdasarkan riset tentang negara tujuan favorit orang Jerman, liburan didalam negri adalah pilihan terbanyak untuk melakukan liburan musim panas dan musim semi.



Tetapi ya begitulah, sejak tahun kemarin aku terkena serangan alergi serbuk bunga. Setelah menjalani tes alergi ternyata aku alergi terhadap hampir semua jenis serbuk bunga. Untuk itu sekarang aku harus mengkonsumsi lagi herbal medicine, dan spray buat hidung beberapa kali sehari, dan tidak bisa memakai lensa kontak lagi. Ribet memang, dan menjengkelkan. Tetapi meskipun aku membenci serbuk bunga, aku tetap mencintai bunga dan musim semi, dan merindukan saat-saat datangnya musim semi seperti ini.

Nah tadi pagi selesai jogging aku duduk-duduk manis di taman sambil menikmati segelas jus jeruk bikinan sendiri. Keadaan taman belumlah begitu cantik karena biar bagaimanapun juga ini masih bulan Maret, jadi dedaunan dan bunga-bunga belum sepenuhnya muncul, disana-sini masih terlihat sisa-sisa meranggas akibat musim dingin yang lalu, tetapi lihatlah foto-foto dibawah ini, sudah banyak bunga-bunga mungil bermekaran disana-sini. Cantik kan? Apakah kalian juga mempunyai bunga-bunga ini di taman kalian?


Yang ini bunga rumput






Ini sebenarnya bunga matahari, meskipun bohong-bohongan

Ini daun bawang, sudah aku panen sedikit kemarin sore buat bikin dadar jagung.

Sekarang ini yang muncul adalah bunga kecubung-kecubungan. Nanti setelah mereka layu akan muncul bunga golongan tulip-tulipan.

9 comments:

  1. itu bunganya taneman mamanya Tom tom kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Wil, dia itu orangnya rajiiiiin sekali. Kadang kalau ada waktu aku juga bantu-bantu sih ya di taman, tapi masalahnya jarang banget punya waktu luang haha...

      Delete
  2. Aku pengeeen banget punya kebun sendiri. Skarang nanem cabe di dalam rumah karena kami ga punya kebun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cabe? Aku lho Byq, nanam lengkuas dalam pot terus aku taruh didepan jendela dapur, nanamnya tahun kemarin dan sekarang sudah berdaun tiga lho....

      Delete
  3. Loh udah musim semi ini? D sini masih dingin menggigil Har... :( Mataharinya sih bersinar, tapi semuanya itu hanya tipu daya alam :p soalnya anginnya masih dingin banget.


    Btw, aku kok mengalami hal yang sama kaya kamu ya? Selama di Indonesia nggak pernah denger ceritanya alergi serbuk bunga, atau hayfever. Tapi sejak tahun lalu tiba-tiba saja jadi alergi :(

    ReplyDelete
  4. Iya, tahun ini kayaknya terlalu awal deh ya, tapi aku malah seneng-seneg saja....
    Nganu Byq, setelah setahun dalam pengawasan dokter THT, sekarang aku harus konsumsi pil keciiiiiil sekali tiap hari selama musim semi dan panas, biar pilnya keciiiiil sekali tapi khasiatnya besaaaaar sekali, aku ndak bersin-bersin lagi

    ReplyDelete
  5. Antihistamine kah? Aku ada alergi dust mite, jadi biasa kalo udah bersin2 ya langsung antihistamine. Tapi embuh ini hayfever... Apa aku cek sekalian ke klinik ya siapa tau dapet pil kecil berkhasiat besar itu...

    ReplyDelete
  6. Bukan, ini pil kecil mengandung Cetirizindihydrochlorid 10 mg (namanya heboh yo...), jadi pertama aku pergi ke klinik dokter keluarga, berkeluh kesah disana, terus dia curiga dan mentransferku ke dokter THT, disana menjalani tes alergi (ini sangat amat mengerikan rasanya, jika kamu benar-benar alergi), and then... for the next 1 year kamu berada dalam pengawasan dan harus tes konsumsi obat dari mulai yang sangat amat ringan sampai mencapai obat yang sesuai dengan kondisimu (kenapa? karena kamu akan konsumsi obat ini bertahun-tahun, jadi dipilih obat yang mempunyai efek sampingan paling rendah).
    Jadi jangan meremehkan penyakit ya, lihatlah alangkah detailnya prosesku....

    ReplyDelete
  7. Lho obatku juga cetirizine 10mg. Produksi Bayer :p Itu termasuk kategori atihistamine juga, Djo. Tapi aku dapetnya dr dokter di Indonesia buat alergi dustmite ku dulu. Kalo khasiatnya sama, tak langsung self medicate aja tiap kali hayfever menghadang...

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)