Pendakian Terjal Menaklukkan Gunung Tertinggi di Spanyol


Pico del Teide, atau biasa disebut El Teide, adalah gunung berapi setinggi 3.718 meter dari permukaan laut, merupakan gunung berapi tertinggi di Spanyol. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1909 dan saat ini masih aktif.

Hebohnya, pada hari itu kami melakukan pendakian yang panjang, terjal menantang, berliku-liku. Pokoknya ini adalah pendakian heboh dan saking tingginya, telinga sampai terasa nyeri karena pada kenyataannya, jalan yang kami tempuh adalah jalan yang benar-benar terjal hampir tegak lurus dan mendadak, dimulai dari ketinggian 0 meter dari permukaan laut.

Yuk lanjut....


Dari Santa Cruz, kota kediaman kami selama menjelajah pulau mungil Tenerife, kami harus naik bis nomer 365 selama 3 atau 4 jam menuju kota terakhir sebelum pendakian terjal ke El Teide yaitu kota La Orotava. Masalahnya adalah, dari La Orotava menuju pos terakhir pendakian, dalam sehari cuma ada satu bus yang beroperasi yaitu pada jam 9 pagi, dan kembali lagi pada jam 16 sore. Itu artinya, kami harus naik bis di terminal Santa Cruz jam 6 pagi untuk bisa sampai di La Orotava jam 9, artinya harus bangun satu jam sebelumnya yaitu jam 5 dinihari. Bukankah ini adalah perjuangan berat bagi orang yang sedang menjalani liburan?

Perjuangan harus berhasil, tantangan pertama yaitu bangun pagi-pagi buta telah berhasil kami taklukkan dan pada akhirnya aku terkantuk-kantuk di dalam bis menuju kota La Orotava, lewatlah pemandangan indah diluar sana begitu saja....

Sampai kota terakhir sebelum memasuki taman nasional El Teide yang berada di ketinggian. Ternyata kota La Orotava tidak punya terminal bis, jadi kami diturunkan begitu saja di pinggir jalan. Tapi ya tak masalah, pinggir jalan yang berfungsi sebagai terminal ini mempunyai kafe dan restoran sederhana yang bagus dan rapi berjajar, mereka menyediakan makanan cepat selesai, diperuntukkan bagi penumpang bus yang kelaparan dan sedang menunggu bis menuju rute selanjutnya.

Sepiring sarapan, secangkir kopi dan segelas jus jeruk segar adalah pembuka hari yang sangat menyenangkan, karena pada kenyataannya hariku dimulai disini, bukan tadi waktu masih terkantuk dalam bis, akupun sudah lupa apakah aku sudah cuci muka dan gosok gigi....

Dalam penantian bis nomer 365 kami mendapatkan informasi bagus, ada seorang ibu-ibu yang menawarkan jasanya menggunakan minibus melintasi taman nasional, dan mengantar kami ke puncak gunung, fleksibel, kami boleh minta berhenti dimana saja, dengan catatan harus kembali ke kota terakhir pada jam 18.00, dia meminta 20€ untuk seorang (Dengan bis umum orang harus bayar 6€ sekali jalan). Kami setuju, dua orang turis yang lain juga.

Pada akhirnya setelah pulang kami berkesimpulan bahwa beruntung sekali kami bertemu dengan ibu-ibu muda itu tadi, jika tidak, maka kami akan terpaku dengan jadwal bis umum. (si ibu bilang, setiap pagi dia ada disitu, jadi dia akan berterimakasih jika aku mengatakan keberadaannya kepada teman-teman yang akan berkunjung ke El Teide lewat La Orotava).....

Perjalanan yang seru menggunakan minibus, disupiri oleh anak lelakinya, sementara - aku bisa merasakan - alangkah senangnya mereka dengan pekerjaannya itu, berusaha menjelaskan segala sesuatu dengan bahasa Inggris yang sederhana, dan memandu kami melintasi taman nasional.

Berhenti di tempat-tempat menarik.....

Taman Nasional Parque Nacional del Teide adalah sebuah keharusan jika kamu berlibur di Tenerife, Seluruh penjuru taman adalah kekayaan geologi yang tidak biasa di mana gunung berapi, kawah, aliran lava dan bebatuan vulkanik membentuk warna-warni dan bentuk yang menakjubkan. Kaldera "Las Cañadas del Teide" dengan bekas aliran lava yang menciptakan keragaman biologi.

Dan satu lagi, Parque Nacional del Teide adalah tempat terkenal untuk melihat Milky Way, untuk ini orang harus menyewa kendaraan, sayang sekali kami tidak kebagian mobil sewaan.

Jadi inilah beberapa foto yang terlihat indah dan aneh yang aku bikin, Percayalah, pada kenyataannya mereka terlihat jauh lebih besar, lebih spektakuler dan lebih memukau, pergilah sendiri untuk bisa merasakannya.

Sayangnya, setapak lagi ketika kami hampir mencapai kawah, pada pos perhentian terakhir, tiba-tiba cuaca jadi jelek, kabul tebal menghadang, dan kabel kereta gantung yang akan kami tumpangi menuju kawah jadi membeku dan tidak layak pakai.

Jadi, dengan kecewa kami harus bisa menerima kenyataan, bahwa kali ini kami tidak akan sampai di puncak kawah. Tetapi lihatlah, bukankah ini akan menjadi alasan bagus buat berkunjung lagi?

Begitulah cerita pendakian seru kami menaklukkan gunung tertinggi di Spanyol. Okay, mendakinya naik mobil, dan (rencananya) dilanjutkan dengan kereta gantung ketika mobil tidak bisa naik lagi, bukan melakukan pendakian ala pecinta alam jman sekolah dulu, Kalau itu sih, aku sudah tidak mau lagi, biarlah yang muda-muda saja yang melakukannya, sementara aku lebih suka bermanja-manja...

Ya sudah, jadi inilah foto-fotonya.....

Oh iya postingan selanjutnya adalah tentang kota pelabuhan dengan pantai buatan yang indah dan lucu, nama kotanya adalah Puerto de la Cruz, sampai jumpa.....








No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)