Cerita Anna Dari Pulau Helgoland


Helgoland adalah sebuah pulau mungil yang ada di North Sea. Saking mungilnya pulau ini, tak ada sebuah mobilpun yang boleh berjalan di dalam pulau, kalaupun ada maka mobil tersebut harus menggunakan baterei untuk menekan polusi sampai titik nol persen.

Didalam pulau cuma ada sebuah sekolah, sebuah rumah sakit, sebuah gereja, sebuah balai desa, dan.... banyak resor dan hotel. Begitulah, Helgoland saat ini adalah sebuah pulau resor yang indah, sunyi, tenang dan damai.

Inilah cerita kami menghabiskan akhir pekan di dalam pulau surga Helgoland, ini adalah pulau tujuan liburan yang ada di Jerman Utara. Dan tujuan utama kami adalah untuk mengunjungi Lange Anna.


Dulu pulau indah dan strategis ini menjadi rebutan beberapa negara, sekarang dia masuk dalam wilayah negara Jerman. Pada waktu itu perang memang kejam, dan Pulau Helgoland adalah sebuah tempat strategis bagi Jerman, Inggris dan Belanda. Tak hanya mereka bertiga, Perancis-pun pernah menghancur leburkan pulau yang luasnya cuma sejengkal ini.

Hari berganti - masa berlalu. Damai di hati - damai buat semuanya. Perang dunia pertama dan kedua pada akhirnya selesai.... Yang ada tinggal penyesalan dan puing-puing.... begitu juga dengan Helgoland. Meskipun waktu itu Helgoland adalah pulau yang nyaris tak berüpenghuni, tetapi kejamnya perang telah memporak-porandakan kondisi pulau, tak ada sebuah pohon-pun tersisa, rumput juga sudah enggan muncul.

Pokoknya Helgoland adalah pulau yang hancur, sama seperti seluruh wilayah negara Jerman pasca perang waktu itu.

Meskipun begitu Lange Anna tetap berdiri, kini dia semakin rapuh. Disamping alam yang berkehendak begitu, namun manusia telah hampir menghancurkannya. Kini, sebagai 'penebus dosa' masa lalu, manusia mulai mengasihinya, melindunginya dan berjuang untuk melestarikannya dengan membuat benteng perlindungan di sekitarnya, membebaskan Lange Anna dari hempasan ombak North sea yang kadang-kadang garang di musim gugur.

Marilah kita berjalan menengok Lange Anna kita yang semakin tua.....

Untuk menuju pulau Helgoland dimana Lange Anna berada, kami harus pergi ke pelabuhan Büsum yang ada di Bundesland Schleswig-Holstein, menggunakan kapal ferry selama 3-4 jam tergantung keadaan ombak laut North sea. nama kapalnya lucu, FUNNY GIRL.

Orang bisa juga pergi ke pulau Helgoland lewat pelabuhan di Hamburg melewati Cuxhafen menggunakan kapal cepat dan modern. Kami lewat pelabuhan Büsum karena tempat tinggal kami dekat situ.

Sampai di sebuah teluk Helgoland, kapal tidak bisa mendarat karena pelabuhannya dangkal, oleh sebab itu semuanya harus pindah naik perahu kayu yang goyangannya seru dan asik..... airnya sampai menciprat-ciprat ke muka pula.....


Tak jauh dari teluk dangkal yang dijadikan pelabuhan, kita akan berjalan melewati shopping passage, di Helgoland semua serba murah karena pulau ini mempunyai hukum seperti di dalam airport, jadi wilayah internasional tanpa pajak, pemerintah Jerman cuma melindungi dan membangunnya saja, tanpa menarik pajak penjualan apapun.

Di ujung shopping passage ada lift untuk naik ke pulau bagian atas. Orang Jerman memang lucu, mereka suka membangun lift dimana-mana jika itu adalah kondisi yang menanjak-nanjak. Kota tua Marburg juga pakai lift untuk menaikinya. Pantaslah orang Jerman gemuk-gemuk karena malas naik turun tangga.



Jadi kita naik ke pulau bagian atas dulu ya, karena tujuan utamanya adalah menjenguk Lange Anna, shopping-nya nanti saja, sembari pulang....

Yippie... kita sudah di atas pulau tanpa ngos-ngosan meniti anak tangga, pintu di sebelah kanan itu adalah pintu lift.
Dua sejoli oma dan opa sedang menikmati hangatnya mentari sembari menebarkan pandangan
mengagumi keindahan alam... 
Bagian atas pulau Helgoland adalah wilayah konservasi alam, disini tidak boleh membangun apapun kecuali menara telekomunikasi. Pulau yang porak-poranda ini harus di lestarikan keberadaannya kembali....

Jerman adalah negara yang ramah bagi orang cacat, dimana-mana ada fasilitas khusus buat mereka,
juga di pulau mungil Helgoland ada jalan khusus buat kursi roda

Dinding pulau yang pemandangannya menggetarkan jiwa

Nun jauh dibawah sana adalah pelabuhan dan pemukiman, ada kota pula....

Burung menjadikan Helgoland sebagai rumah yang nyaman, atraksi yang menyenangkan untuk
mengamati mereka secara diam-diam
Inilah... Lange Anna terlihat semakin ramping, namun tetap saja memukau bagi siapa saja yang mendatanginya. Bagian pulau yang terpisah dari induknya ini mempunyai ketinggian 47 meter, terdiri dari pasir berwarna-warni dan bebatuan. Beratnya diperkirakan mencapai 25.000 ton.



Aku berdiri terpaku memandanginya, semua orang juga begitu. Lange Anna selalu mempesona setiap mata.

Perjalanan harus berlanjut, mengelilingi pulau yang hampir saja tenggelam jika tidak segera diselamatkan.....


Setelah cukup menyatu dengan alam, melihat dengan mata kepala sendiri alangkah menjijikkannya perang waktu itu, karena disana-sini ada bungker-bungker gelap dan jelek melobangi pulau, bekas-bekas bom yang dibiarkan berlubang begitu saja agar semua orang tahu alangkah buruknya akibat perang, dan juga menikmati alam yang secara ajaib selalu memulihkan diri mereka sendiri, akhirnya kami turun ke bagian bawah pulau.....

Belanja-belanja keren dulu....

Melewati pemukiman yang rapi dan nyaman.....

Toko cindera mata yang berwarna warni cerah.....
Es krim dan kopi pause....

Santai sejenak di promenade sembari mendengarkan musik live....

Hotel-hotel di Helgoland (dan hampir semua di Jerman) tidak mempunyai pagar,
karena disini semua aman dan sejahtera.

Kembali lagi belanja-belanji duty free...

Selamat tinggal Helgoland, sampai jumpa lagi, kami kembali naik Funny Girl pulang ke rumah...

9 comments:

  1. Cakep uyaaaa, suka aka tertata rapi nya komplek pemukiman nya

    ReplyDelete
  2. Cakep uyaaaa, suka aka tertata rapi nya komplek pemukiman nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cakep banget, rapi dan tenaaaaang banget di pulau mungil ini

      Delete
  3. Lange Anna benar-benar mengadopsi tagline salah satu susu nutrisi, "Tumbuh itu ke atas, bukan ke samping."
    Dan sudah kubayangkan kalau Bali ada di Jerman, pasti lah semua cabe-cabean bersuka cita. Turun ke pantai Green Bowl kini tak perlu dengan betis berkonde lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... terus, betis berkonde itu bentuknya jadi kayak apaaa....?

      Delete
  4. ini nih tempat liburan yang lagi gue cari ternyata di Helgoland tapi negara mana yah??? and ada travel yang kesana gak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di Jerman. Jauh kan?

      Pasti lah ada Travel dari Indonesia yang ngurusi perjalanan ke Jerman, tapi sayangnya aku nggak tau.

      Delete
  5. Rapih dan serba teratur. Negara Eropa kalau membangun pariwisatanya memang nggak pernah setengah-setengah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, mereka kalau bikin program memang bersungguh-sungguh menjalankannya. Yang paling bikin salut adalah pemeliharaannnya, jadi ndak ada yang namanya terbengkelai atau tidak terurus.

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)