Pelosok Perancis: Lintas Batas Menuju Raon-lʼÉtape


Raon-l'Étape adalah sebuah kanton kecil yang berada di region Lothringen, tak jauh dari kota perbatasan Perancis dan Jerman, Strasbourg. Sementara Strasbourg, atau bahasa Jerman-nya Straßburg berada tak jauh dari sungai Rhein, dan sungai Rhein adalah batas negara Jerman - Perancis..... Tidak bingung kan? Jadi Raon-l'Étape adalah sebuah kanton di pelosok Perancis bagian utara yang lebih dekat ke Jerman daripada ke Paris.

Tujuan road trip kami selanjutnya adalah kota mungil Raon-l'Étape di Perancis ini.

Kanton ini mempunyai sebuah kota kecil yang tenang, wilayahnya terdiri dari 60% hutan, sisanya adalah kota dan desa-desa kecil. Jadi indah banget buat road trip menjelajah alam pegunungan Perancis Utara.

Tetapi sebelum sampai dan menginap di Raon-lʼÉtape selama dua hari, kami harus melintasi perbatasan dulu, itupun tak masalah karena jalanan yang kami lalui sangat lengang dan mempunyai panorama pegunungan yang memukau....

Sebenarnya ini adalah rencana dadakan yang kami susun kemarin malam, alasannya begini; Lihatlah, kami sedang berada jauh sekali dari rumah. Gampangnya begini, kami sedang berada di ujung selatan Bundesrepublik Jerman, sementara untuk pulang, kami harus berkendara melintasi sepanjang negri ke ujung utara dekat perbatasan Denmark. Dan kami belum ingin pulang tetapi malangnya acara road trip bersama teman-teman menjelajah dataran tinggi Swabian Jura yang ceritanya aku tulis disini telah selesai, jadi kami ingin melanjutkan acara ketimpringan lebih jauh lagi ke selatan.


Apalagi cuaca musim panas sedang bagus-bagusnya, matahari selalu bersinar indah membuat udara terasa hangat dan nyaman, siapa yang ingin pulang, ha?

Bukankah itu adalah ide cemerlang? Pertanyaannya adalah; Kita mau kemana.....????

Aku punya ide untuk pergi ke danau indah milik tiga negara yaitu danau Bodensee (lagi!), Thomas samar-samar ingat bahwa seorang temannya pernah posting sebuah hotel unik dan menarik, hotel ini terletak tak begitu jauh dari tempat kita sekarang berada, cuma sekitar 200 atau 300 kilometer ke selatan, melintasi perbatasan sejenak, dan sampailah kita di Perancis.

Jadi ya begitu deh, karena Thomas punya presentasi yang lebih menarik, maka aku setuju.

Ya okay, toh kami sudah terlalu banyak melihat dunia beberapa hari terakhir ini, jadi menenangkan diri sembari berdiam di sebuah kota kecil selama dua atau tiga hari adalah ide menarik bukan? Browsing-browsing... suka... dan nelpon buat reservasi kamar.

Orangnya tidak bisa bahasa Jerman... Bahasa Inggris juga ndak nyaut.... untung Thomas bisa bahasa Perancis, meskipun sedikit sekali. Dia juga ragu apakah pembicaraan tadi ada gunanya, tetapi kami tetap berangkat....

Road trip yang sangat menyenangkan menuju kota Raon-lʼÉtape. Kami melintasi hutan dan dataran tinggi, sesekali melalui kota dan desa kecil, dan sedikit sekali melewati Autobahn/jalan tol.

Cuma sedikit Autobahn, dan habis ini kami melintasi pelosok dan pedalaman Perancis.
Jalanan yang lengang, lurus dan menyenangkan.

Sebentar lagi kami akan melintasi pegunungan di depan itu...

Saat itu adalah menjelang tengah hari, udara sedang terasa hangat, dan kami sedang tidak terburu-buru....
Maka ketika ada sebuah kota terlihat, kami ingin turun dari jalan dan mengunjungi sejenak sembari minum secangkir kopi....


Itu ternyata adalah sebuah kota kecil yang sangat sepi, terletak entah dimana di suatu tempat di pelosok Perancis....
Ini adalah kota yang sangat bersih dan terawat tetapi anehnya mereka membiarkan bangunan-bangunan terlihat begitu saja, tanpa renovasi.
Thomas berkata, seperti inilah keadaan kota di Jerman sesaat setelah perang dunia kedua selesai.


Road trip berlanjut, berdasarkan navigator, kami akan sampai hotel tujuan dalam satu jam kedepan jadi tak ada alasan untuk terburu-buru karena ini masih sesaat setelah tengah hari.

Rute selanjutnya benar-benar menyenangkan, sepanjang jalan adalah naik turun dataran tinggi di tengah hutan dan pedesaan asri tipikal Perancis. Jalan yang kami lalui tidaklah lebar tetapi juga tidak terlalu sempit. Tak jarang kami bertemu dengan para pesepeda sedang melintasi rute, aku jadi ingat 'Le Tour de France', pastilah disini mereka sedang berlatih menaklukkan jalur.

Sayang sekali perjalanan indah harus segera berakhir ketika kami memasuki kota Raon-l'Étape, setelah terbingung-bingung sejenak karena navigator mengirim kami ke alamat yang tidak benar, dia berkata bahwa kami telah sampai tujuan tetapi disitu cuma ada gedung tua yang tidak terlihat seperti hotel yang kami lihat fotonya di website, maka kami memutuskan untuk bertanya kepada orang lewat, dimanakah Museumotel L'Utopie berada.

Ternyata hotel tujuan kami terletak berada tepat di belakang gedung itu, melewati sebuah gang kecil yang cuma cukup utuk di lewati sebuah mobil, berada di pinggir sungai jernih dan masuk ke dalam sebuah pulau rindang di tengah kota!

Apa yang akan kami temui dan lakukan di kota Raon-l'Étape selama dua hari ke depan? Dan bagaimana pengalaman kami menginap di arsitektur seni hotel Museumotel L'Utopie yang terlihat unik itu? Silahkan menunggu postingan selanjutnya ya.....

Where is Raon-l'Étape?
  • Terletak sejauh 240 kilometer dari metropolis Stuttgart, atau sekitar 3 jam perjalanan bermobil melintasi jalan Autobahn A5 tujuan Sraßburg kemudian turun melintasi jelan-jalan kecil. Tak ada kereta api yang menuju kota ini dari Stuttgart.
  • Atau sejauh 400 kilometer dari Paris, melewati jalan A4 tujuan Nancy.

4 comments:

  1. Ini nih model kota kecil yang gw suka. Klasik banget ya. Ini ceritanya to be continued ya. Jadi penasaran cerita pengalaman nginep dua hari disana gimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aku juga suka banget kota klasik gini, seandainya banyak tawon pasti asik buat bulan madu eh...

      Betul sekali ini akan jadi trilogi, eh maksudnya serial tiga postingan, hotelnya akan di bahas khusus karena itu adalah karya seni unik dan cuma ada satu di dunia ini, penasaran kan?

      Delete
  2. Kotanya tu romantis banget, apalagi liat jalanan di gang-gang sempit begitu, imajinasiku melayang jauh ke film romantis hahaha

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)