Pelosok Perancis: Menginap di Museum Unik Seni Arsitektur


Inilah alasan kami, atau kalau mau jujur, alasan Thomas mengajak trip ke Perancis, yaitu ingin merasakan sensasi dan uniknya menginap di sebuah karya seni arsitektur yang juga masuk karegori museum. Namanya merasakan sensasi ya harus pergi dan mengalaminya sendiri, bukan dari kata orang. Itulah sebabnya kenapa banyak orang melakukan perjalanan dan liburan. Sensasinya itu lho, harus dirasakan sendiri....

Namanya Museumotel L'Utopie, yang merupakan sekumpulan delapan buah arsitektur berbentuk gelembung (bubble) yang di tata di dalam sebuah pulau mungil di tengah rerimbunan taman artistik. Pulau ini dikelilingi oleh sungai lebar berair sangat jernih sebening kaca.




Nah hari itu ketika kami datang, waktu sudah beranjak sore hari, matahari bersinar garang membuat udara terasa panas. Setelah check-in dan mendapat sebuah bubble untuk menginap, masuk ke dalam bubble, terbengong-bengong sekilas mengagumi keunikan arsitektur ini... buka tirai jendela dan melihat jernihnya air sungai yang berkliau yang berada tepat di belakang bubble kami, aku langsung buka-bukaan dan cuma berkancut keluar berlari mengitari bubble dan langsung terjun ke air....

Tepat ketika tubuhku masuk seluruhnya ke dalam air sungai, seketika itu pula aku berteriak sekencang-kencangnya tanpa sengaja, dan sekuat tenaga berenang ke tepian untuk keluar dari dalam air sungai secepat mungkin.

Rupanya teriakanku mengganggu beberapa tetangga bubble karena mereka keluar dan penasaran melihat apa yang sedang terjadi, aku berkata kepada mereka bahwa aku benar-benar tidak percaya jika air sungai dalam udara yang panas seperti ini terasa dingin sekali hampir membeku. "Ja, kemarin aku mengalami sama persis seperti kamu." Kata salah seorang dari mereka.
Setelahnya barulah aku tahu bahwa air sungai ini, sebagian adalah salju yang mencair dari pegunungan diatas sana. Pada awal musim panas airnya tetap dingin, ketika memasuki pertengahan musim panas sampai menjelang musim gugur barulah air sungai akan menghangat karena tidak tercampur salju dan orang bisa mandi didalamnya.

Tak masalah, dengan berdiam diri sebentar dibawah teriknya matahari, aku merasa nyaman kembali, dan gerah lagi seperti tadi. Barulah aku mulai meneliti dan mengagumi arsitektur unik Museumotel ini.



Di dalam bubble (kamar) tidak mempunyai dinding dan langit-langit simetris, tak ada sudut sama sekali karena bubble ini adalah sebuah lingkaran, jadi masuk bubble seperti masuk ke dalam telur raksasa. Tidak ada tv, kulkas dan lemari. Yang ada cuma tempat tidur dan sebuah meja. Kursinya adalah tembok menyatu dengan dinding, sementara fungsi lemari di gantikan oleh sebuah kotak setinggi langit-langit sebagai penggantung jaket dan meletakkan tas pakaian. Koper harus kami kembalikan ke mobil untuk menghemat ruangan.

Kamar mandinya adalah kamar modern yang sangat amat disederhanakan namun lengkap dan nyaman.
Sementara pintu masuk - keluar bubble terbuat dari mika tebal.

Dari keseluruhan bubble, tak ada benda apapun yang diproduksi secara masal, bahkan tempat tidur dan wastafel adalah benda unik. Mungkin hanya shower head dan kasur saja yang dibuat oleh pabrik. Bahkan aku percaya bahwa gordin dan selimut itupun dibuat khusus untuk setiap bubble.

Yang sangat menyenangkan adalah para tamu yang telah menginap di bubble ini. Kompleks arsitektur museum ini adalah buatan tahun 1967. Dan merupakan karya seni unik hanya ada satu di dunia ini. Sampai kami menginap, tak satupun aku melihat kerusakan yang telah ditinggalkan oleh para tamu, semua masih orisinil. Bahkan aku tidak melihat sebercak noda satupun di dalam atau di dinding bubble yang berwarna putih bersih. Tentu saja pasti ada renovasi atau bersih-bersih tetapi semua terlihat sangat sempurna.
Rupanya semua orang sama seperti kami dalam memperlakukan sebuah karya seni; sangat berhati-hati dan berusaha untuk tidak meninggalkan bekas apapun didalamnya.

Setiap bubble punya tema sendiri, kami tinggal di bubble Chlorophile, dominasi warna hijau yang sejuk
dan pandangan langsung ke sungai dari jendela.



Nah, si induk dari segala bubbles yang ada adalah sebuah masterpiece, dijadikan sebagai resepsionis dan kantor, sementara lantai atasnya menjadi restoran, kafe, dan meeting point. Ruangan ini bertema Glamour Pop Era tahun 70-an tetapi dibuat dengan nyaman dan modern dengan banyak karya seni di dalamnya. Musik yang di putar juga berasal dari era ini, tentu saja aku tidak pernah mendengar sebelumnya.




Sementara seluruh pulau di tengah sungai berair jernih tapi sangat amat dingin ini merupakan taman asri yang mempunyai kolam dan tanaman berbunga warna-warni, dan tetap saja karya seni menjadi bagian yang mendominasi pulau. Disana-sini terpasang patung-patung aneh yang terbuat dari bahan dan barang bekas yang dirangkai.




Dari dua hari tinggal di Museumotel yang unik ini barulah aku sedikit tahu bahwa pulau ini adalah tempat santai para oma dan opa di kota itu pada sore hari sembari ngopi-ngopi di kafe L'Utopie, disamping sebagai tempat menginap orang-orang penasaran seperti kami.

Apakah kamu juga pernah menginap di sebuah hotel yang unik dan menarik?

Where is Museumotel L'Utopie?
Terletak di kota kecil Raon-l'Étape. Alamat lengkapnya adalah Ile Haüsermann, Rue Jean-Baptiste Demenge, 88110 - Râon-l'Etape, France http://www.museumotel.com

Where is Raon-l'Étape?
  • Terletak sejauh 240 kilometer dari metropolis Stuttgart atau sekitar 3 jam perjalanan bermobil melintasi jalan Autobahn A5 tujuan Sraßburg kemudian turun melintasi jelan-jalan kecil. Tak ada kereta api yang menuju kota ini dari Stuttgart.
  • Atau sejauh 400 kilometer dari Paris, melewati jalan A4 tujuan Nancy.

3 comments:

  1. Unik ya tempatnya, adem bener. Air sungainya bisa diminum gak, dingin sejuk gitu pasti seger :-D
    Aku kok baca linknya jadi mesumotel yak hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mangkanya kami datang, unik banget, the only one i the world, jadi kami kudu dateng sebelum rusak...
      Yoloooh, mesumotel? mesum banget... haha...

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)