Pelosok Perancis: L'Etape du Tour


Dalam acara ketimpringan dan road trip ke pelosok-pelosok Perancis, kami tinggal di Raon-l'Étape, yang mana itu adalah sebuah kanton kecil yang berada di region Lothringen, tak jauh dari kota perbatasan Perancis dan Jerman, Strasbourg.

Di L'Étape ada acara menarik tahunan bernama L'Etape du Tour, yaitu ajang tes kemampuan dan berlatih bagi para pesepeda (cyclist) amatir dari berbagai belahan dunia sebelum mereka berpartisipasi dalam Tour de France, dimana L'Étape juga menjadi ajang referensi Tour de France.

Namun begitu L'Étape merupakan traveling race yang menjadikan pesertanya berpetualang untuk menemukan dan melewati desa-desa kecil yang menarik dan lanskap pegunungan Perancis yang indah. Jadi ini adalah gabungan antara Sport challenge dan wisata.


Dan kami bisa menikmati itu semua dalam acara road trip ini, bukan dengan bersepeda melainkan bermobil. Iya, meskipun setiap hari aku mancal sepeda, tetapi sepedaku tentulah tak sanggup untuk melewati medan tanjakan dan turunan curam seperti itu, dan tentulah aku juga tak akan sanggup untuk melakukannya.

Tak masalah, bermobil juga asik, jadi sepanjang perjalanan muter-muter di daerah pegunungan sekitar Raon-l'Étape yang kondisi jalannya pelit dan sempit itu, tak jarang kami bertemu dengan para cyclist. Jangan kuatir, disini sama seperti di Jerman, pengendara mobil selalu mengalah dengan pesepeda dan pejalan kaki. Semua senang, gembira dan merasa aman. Bukankah hidup harus begitu?

Jadi marilah kita road trip memutari sedikit sekali daerah pegunungan yang terlihat sangat hijau dan lebat pada musim panas, perjalanan dimulai dari Raon-l'Étape. Kota ini hanyalah sebuah kota kecil berpenduduk sekitar tujuh ribuan, terletak di muara sungai Plaine, sungai ini merupakan anak sungai Moselle. Pernah dengar namanya kan?

Aku tidak bisa mengatakan bahwa Raon-l'Étape adalah kota wisata yang gemilang dan gemerlap, melainkan sebuah kota tua yang mungil dan asri, dikelilingi oleh hutan rimba di atas daerah pegunungan, jadi disini tak bisa ditemui bar dan kafe hingar-bingar yang penuh dengan turis melainkan suasana sepi dan asri yang nyaman. Tak banyak yang bisa dialakukan didalam kota, jadi jika ada turis datang ke kota ini, maka tujuannya adalah keluar dari kota menuju alam, bersepeda, hiking, wandering, atau road trip seperti kami....

Sebuah sudut kota di Raon l'Etape
Bak penampung air seperti ini ada dimana-mana di pinggir jalan, aku menduga bahwa ini adalah tempat
minum kuda pada jaman dulu, saat kuda jadi armada utama.
Sungai Plaine yang membelah kota menjadi dua wilayah. Airnya dingin sekali.
Setelah merasa cukup berjalan kaki menyusuri suasana kota yang asri dan sepi, kami mampir ke Tourist Information yang terletak di tepian sungai, mengambil beberapa brosur dan peta wisata, kemudian kembali ke hotel untuk mengambil mobil dan segera memulai road trip kami.

Jalanan terasa nyaman dan segar, kami tak perlu buru-buru dan udara terasa hangat menyenangkan, jadi kami membuka kap mobil cabrio dan berkendara secara bebas terbuka, merasakan sejuknya hembusan angin dari udara bersih pegunungan.

Perhentian pertama adalah Celles sur Plaine, sebuah kota wisata yang sangat amat mungil berada di tengah hutan, kota ini mempunyai taman dengan danau dan sungai yang bagus, tempat orang melakukan water sport dan sebagai tempat singgah para pesepeda. Tapi kami cuma mampir sebentar, melihat-lihat kota, blusukan memasuki gang-gang kecil....


Jalanan semakin menanjak, alam terlihat semakin spektakuler, disana-sini terbentang lembah curam menghijau, begitu pula dengan puncak pegunungan yang megah. Pada suatu saat kami sampai di Lac de Pierre-Percée, yang mana itu adalah sebuah danau diatas pegunungan dengan luas 3 kilometer persegi.
Suasana disini indah dan nyaman sekali, ada bendungan yang berfungsi sebagai penampung cadangan air untuk kota-kota yang di bawah sana....


Perhentian selanjutnya adalah.... makan! ini sudah tengah hari dan kami sebenarnya tidak lapar, hanya mempunyai appetit akan makanan hangat dan minuman segar. Menurut peta perjalanan, nun diatas sana ada sebuah desa mungil yang cantik bernama Pierre-Percée, itu adalah desa wisata jadi pastilah punya banyak makanan enak.

Dan benar saja! sebuah desa yang sangat anggun dan tenang di ketinggian, tetapi pesan makanan adalah sebuah drama queen karena tiba-tiba app 'text and photo translator' andalan kami tidak mau bekerja, sementara menu bahasa Perancis tentu saja sangat asing buat kami, sang pemilik resto juga tidak bisa berbahasa Jerman meskipun dia sudah berusaha menjelaskan dengan sangat amat ramah. Akhirnya aku ambil jurus terakhir setiap kali tidak bisa mengerti daftar menu makanan yaitu main tunjuk, jangan pilih harga yang murah karena pastilah akan mendapat sedikit. Dan biarlah aku mendapat kejutan spesial..... pada akhirnya.... Fresh salad pakai ikan danau yang segar, dan Thomas dapat salad pakai kalkun. Kejutan yang nikmat dan menyenangkan!



Pierre-Percée adalah desayang terletak paling tinggi di daerah pegunungan itu, setelahnya kami melintasi jalanan rimba yang cenderung menurun, melintasi desa-desa sepi dan asri seperti Badonviller, Pexone, Merviller, dan beberapa kota kecil yang aku sudah lupa namanya.


Begitulah cerita road trip kami menjelajahi pelosok pegunungan Perancis Utara, ini adalah daerah yang sangat mengesankan baik kondisi lanskap, alam, desa dan kota tua asri dan sepi, dan keramahan orang-orang Perancis (meskipun kami tidak mengerti apa yang mereka katakan, tetapi bahasa tubuh dan senyuman menunjukkan ketulusan).

Ada beberapa cerita liburan di dalam negara Jerman yang sedang menunggu giliran untuk di tulis dan pasti dipublikasikan, juga rencana kami untuk pergi ke Venezia atau Stromboli, keduanya ada di Italia dan kami masih mikir ini-itunya.... nantikan ceritanya ya....

Where is Raon-l'Étape?
  • Terletak sejauh 240 kilometer dari metropolis Stuttgart, atau sekitar 3 jam perjalanan bermobil melintasi jalan Autobahn A5 tujuan Sraßburg kemudian turun melintasi jelan-jalan kecil. Tak ada kereta api yang menuju kota ini dari Stuttgart.
  • Atau sejauh 400 kilometer dari Paris, melewati jalan A4 tujuan Nancy.
 Where to stay in Raon-l'Étape?

Kami sangat terkesan selama menginap di Museumotel L'Utopie, yang merupakan sekumpulan delapan buah arsitektur berbentuk gelembung (bubble) yang di tata di dalam sebuah pulau mungil di tengah rerimbunan taman artistik. Pulau ini dikelilingi oleh sungai lebar berair sangat jernih sebening kaca. Alamatnya, what is that dan lain-lainnya, silahkan baca ulasanku di postingan yang ini.

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)