Closing Party Sampai Pagi di Kuta




Kuta punya party mile unik terletak di sepanjang jalan Camplung Tanduk di kawasan Seminyak. Di sini berjejer bar, kafe, restoran dan segala macam tempat hang out yang seru. Di situlah kami menghabiskan waktu. Kami juga pergi ke bar-bar di sepanjang pantai double six pada sore sampai malam hari. Siangnya tentu saja berenang di pantai.

Kuta punya segalanya. Mau liburan penuh party yang heboh, menikmati segala macam kuliner, shopping sampai teler, atau yang tenang-tenang saja seperti menikmati kultur dan berdiam diri  menenangkan hati di sebuah bungalow mewah....  Semua ada, tinggal pilih. Itulah sebabnya Kuta tak akan ada matinya, karena mempunyai infrastruktur yang sangat lengap yang dibutuhkan oleh para turis.



Ini adalah cerita lanjutan road trip kami mengelilingi separo pulau Bali. Kami mulai dari Lovina, menuju atas ke Kintamani, turun di Ubud dan pada akhirnya sampai di Kuta.

Aku dulu pernah tinggal selama beberapa tahun di Denpasar, mungkin 10 atau 15 tahun yang lalu dan ketika memasuki kota Denpasar dari arah Gianyar, aku benar-benar tidak mengenali kota ini lagi. Rupanya Denpasar mengalami pembangunan dan kemajuan yang pesat.

Jalanan kota semakin lebar dan lapang tetapi sepertinya (seperti halnya di Jawa), tingkat kesejahteraan orang Bali berkembang lebih cepat daripada tingkat pembangunan jalanan. Akibatnya sudah bisa diduga; Macet ada di mana-mana. Orang-orang jadi kaya, semua bisa beli mobil, tapi jalanan tak berkembang secepat pertumbuhan kesejahteraan. Jadi ya begitulah akhirnya.

Rumit ya... kaya susah... miskin juga lebih susah... Tapi percayalah, lebih enak jadi orang kaya. Jadi jangan terlalu banyak mengeluh ya kalau jalanan di Jawa dan Bali selalu macet, ayo rame-rame menggelitiki pak mentri perhubungan saja... ๐Ÿ™„.

Singkat cerita kami sampai di Kuta. Tujuanku menginap di kawasan Seminyak biar malamnya enak pergi party, tak perlu jauh-jauh sudah sampai di bar-bar asik itu.


Setelah ada sedikit drama memilih tempat menginap, door to door pilih sana pilih sini... secara tidak sengaja  kami menemukan sebuah kamar kos yang di sewakan oleh keluarga Bali. Rumahnya sejuk dan nyaman, ada taman dan burung-burung dalam sangkar, cuma ayam jagonya terlalu PD berkokok setiap subuh... Bagus, apalagi ada tempat mobil parkir.

Kami menghabiskan waktu di Seminyak seperti turis-turis lainnya yaitu menikmati suasana meriahnya Kuta di bawah sinar matahari yang hangat cenderung panas, berjalan santai hilir-mudik kesana-kemari, makan dan minum ini-itu di restoran atau kafe pinggir jalan, lihat-lihat sembari belanja-belanja ringan... dan tentu saja berenang di pantai.


Itulah sebabnya kenapa dalam postingan ini aku pelit foto, ya karena setiap keluar tujuan akhirnya pasti nyebur ke pantai, jadi tidak pernah bawa dompet, HP, jam tangan atau apapun yang tidak kedap air. Bawa duit seperlunya saja buat jajan, kalau duitnya habis baru kembali. 

Kami sampai di sebuah beach club yang mempunyai banyak kursi baring dan berpayung-payung di atas pasir nan lembut. Suasana sangat meriah dengan live music. Waktu itu adalah sore hari yang nyaman dan hangat, langit berwarna biru jernih, begitu pula air laut. Jadi kami memutuskan untuk gabung sejenak untuk menikmati segelas cocktail sebelum berenang.... Belakangan baru aku tahu bahwa itu adalah double six... Lha dulu aku kan sering nongkrong disitu ya, kok bisa pangling. Segala sesuatu telah berubah....

Malam hari setelah makan di sebuah restoran pinggir jalan, kami pergi party di bar-bar mungil yang khas di sepanjang jalan Camplung Tanduk. Ada sebuah bar asik bernama Mix well dan dua buah bar tetangganya. Disitulah kami menghabiskan waktu sepanjang malam. Suasananya meriah dan ramah sekali, juga penuh dengan pengunjung yang menyenangkan. Semua orang sedang bergembira dan berpesta.

Bar-bar ini semuanya punya sebuah pentas mungil di dalamnya dan pada waktu-waktu tertentu akan ada artis-artis kelas dunia menyanyi dan menari menghibur pengunjung. Sebut saja Madonna, Lady Gaga, Miley Cirus... you name it, and you find it here... mereka nyanyi tepat di depan hidungmu...!

Tapi... mereka tidak asli, hanya penampakannya saja yang sama, atau hampir sama, atau jauh dari sama... tak apalah, yang penting semua orang suka dan bergembira.... Tapi percayalah, mereka mempunyai akting yang bagus sekali, berdandan dengan cantik dan mengesankan. Tak perduli bahwa sebenarnya mereka adalah laki-laki atau perempuan, itu adalah tontonan yang mengesankan di sela-sela party yang meriah....

Entah bagaimana keseruan kami malam itu, keesokan harinya ketika kami berjalan hendak ke pantai melewati bar-bar itu, salah seorang waitress dengan riangnya berlari kearah kami, kemudian memeluk dengan ramah dan bersahabat.... "Hei Haris dan Thomas.... mau kemana kalian?" Bahkan dia masih hafal nama kami.... dan mempersilahkan kami untuk mampir sejenak.

Lalu kami berkata bahwa malam ini kami ingin bersantai saja di pantai, dan kami menemukan suasana pantai yang tenang, meriah, hangat dan menyenangkan dengan bar-bar berjejer di sepanjang pantai. Disitulah kami duduk-duduk menikmati malam..... ditemani cocktails yang segar.... di sela sinar lampu warna-warni di tepi pantai.... dalam udara hangat yang nyaman....





Begitulah cerita kami di Kuta sekaligus penutup acara road trip separo pulau Bali Ini. Selanjutnya kami menuju ke Jawa timur, ke Banyuwangi dan malang. Tunggu cerita liburan kami selanjutnya ya....

Semuanya pasti sudah pernah pergi ke Kuta kan? Apa saja yang kalian suka di Kuta?
 

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)