Fine Dining dan Pagelaran Kecak Kolosal di Gianyar



Pertunjukan tari dan musik kecak yang ada di Bali Safari & Marine Park Gianyar benar-benar spektakuler dan memukau. Tak ada habisnya kami mengagumi harmonisasi karya seni yang indah ini dari awal pertunjukan sampai selesai. Rasanya belum puas untuk menikmatinya ketika pentas ini berakhir, padahal pertunjukan berlangsung selama hampir satu jam lamanya.

Tak hanya itu, fine dining atau makan malam mewah setelah pertunjukan yang berlangsung di dalam taman indah Bali Safari patut mendapatkan pujian tinggi. Menu makanan yang tersedia sangat lengkap dan nikmat, mereka mempunyai pelayanan kelas satu yang memanjakan tamu layaknya sebagai bangsawan, dan aneka pilihan minuman penyerta makan malam yang bervariasi.

Itu adalah pengalaman sempurna yang kami dapatkan selama berlibur di Bali.



Pada akhirnya road trip kami sampai juga di Kuta. Bagi yang belum mengikuti petualangan kami, road trip ini dimulai dari Banyuwangi kemudian masuk pulau Bali menuju utara, berhenti dan menginap di Pantai Lovina yang tenang (ceritanya aku tilis di sini), kemudian naik ke dataran tinggi dan menginap di Kintamani, lalu turun gunung dan tinggal selama beberapa hari di Ubud, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuta.

Lalu aku punya ide cemerlang, karena kami telah berhasil berkendara jauh tanpa benjolan satupun di mobil, maka kami berhak mendapat hadiah, yaitu luxury dinner. Tapi dimana? itu pertanyaannya.

Tourist Information adalah sahabatmu, jika kamu ingin sesuatu di sebuah tempat antah berantah.

Di pinggir jalan supermarkt apa gitu, ada kios kecil Tourist Information, dia punya bermacam-macam selebaran promosi menarik. Nah karena ini menyangkut masalah uang, maksudku mau booking sesuatu, maka Thomas aku suruh menyingkir dulu, karena dia bule, bli-bli itu kalau transaksi sama bule suka kasih harga berlipat-lipat, jadi kalau aku yang datang sendiri akan dapat harga lokal. Tehnik ini selalu kami pakai dimanapun di Indonesia, dan selalu berhasil, belakangnya mereka biasanya bengong... "Lho... temannya kok bule, mas..." Buntutnya minta harga lebih, tapi aku tidak mau kasih.....

Pada akhirnya aku menyatakan keinginanku; cari fine dining plus culture show. Dia punya banyak tawaran bagus, ada yang di Nusa Dua, Jimbaran dan lain-lain.

Aku bingung pilih yang mana, semuanya terdengar menarik, tetapi Bli itu sangat mempromosikan Bali Safari, dan aku juga dari tadi sudah mau pilih itu.

Deal..! Fine dining, pertunjukan kecak kolosal dan antar jemput dari Kuta ke Gianyar. Harganya murah, tak sampai 700 ribu untuk dua orang karena waktu itu bulan April, mereka masih promo. Selanjutnya akan jadi lebih mahal.

Seperti apakah tempat pementasan tari kecak kolosal dan fine dining di Taman Safari? Ternyata penuh dengan wow....! Ketika kami sampai di taman, kami harus diantar pakai bis menuju tengah hutan karena letaknya jauh dari pintu masuk, sampai di sini dapat sambutan yang ramah sekali, kami diantar menuju sebuah pintu seperti gua yang megah dan besar sekali! Pokoknya maha besar... Thomas saja yang besarnya seperti itu, terlihat kecil di depan pintu.....


Memasuki hall ruang tunggu, disini juga penuh dengan wow...! ruangan di tata dengan apik, luas dan lapangnya juga bikin wow... Ini adalah sebuah kemewahan arsitektur modern bergaya tradisional.

Ada musik yang bagus sekali, mengalun indah memenuhi ruangan. Aku berkata kepada resepsionis aku mau beli CD musik itu, katanya tidak dijual. Aku bertanya dimana bisa beli, katanya tidak ada di toko musik. Ini adalah musik latar pertunjukan kecak yang sebentar lagi akan berlangsung.


Tari kolosal kecak segera dimulai, kami diantar memasuki gedung pertunjukan dan... lagi-lagi wow... Ini adalah gedung yang megah sekali, apik dan modern. Panggung pementasan terlihat luas menampilkan panorama sebuah desa dengan sepasang gapura puri dan berlatar belakang sebuah gunung. Tak ada habisnya kami mengagumi kesan pertama ini.

Puncak dari segala puncak segera datang. Para penari kecak yang terdiri dari lelaki dan perempuan menari lincah sembari mengalunkan kidung kecak tiada henti. Mereka berpakaian bagus dengan gerakan indah dan terlatih. Sementara kidung kecak yang mereka lantunkan berkolaborasi dengan sempurna bersama musik pengiring yang terdengar agung dan megah.

Ini adalah pertunjukan yang sempurna dan megah! Aku akan menyuruh semua orang untuk menyaksikannya setidaknya sekali dalam hidup. Nanti kalau ke Bali lagi, pasti kami akan menontonnya lagi, pasti...!


Tari kecak sendiri adalah pertunjukan yang menceritakan kisah cinta Rama dan Shinta. Sepasang sejoli ini harus berjuang melawan Rahwana yang menghalangi cinta mereka dan menculik Shinta  karena Rahwana menginginkan Shinta untuk dijadikan istri. Intrik dan kekerasan bertempur melawan ketulusan dan kebaikan....
Cinta sejati tak akan mati, setelah melakukan perlawanan dan peperangan dengan bantuan pasukan Hanoman maka Rama dan Shinta pada akhirnya bisa hidup bersama kembali, saling mencintai.

Dan pertunjukan tamat, padahal kami belum puas...

Tak apa, acara selanjutnya yang tak kalah menarik sudah menanti....
Seorang yang bekerja sangat cekatan mengantar kami ke Tsavo Lion Restaurant untuk makan malam. Di Restoran ini... lagi-lagi penuh dengan wow.... Ini adalah sebuah ruangan yang super besar, lapang dan indah dengan dinding kaca di sekelilingnya. Di luar sana ada beberapa harimau terlihat sedang bermalas-malasan. Jadi kami menikmati welcome drinks ditemani harimau.

Tema makan malam hari itu adalah barbeque. Jadi terletak di sebuah sudut taman hijau dengan jembatan-jembatan kayu, di pojokan ada sebuah warung dengan aneka minuman pilihan terpajang apik. Sementara di bawah sana ada banyak binatang koleksi Taman Safari.

Kami ditanya apakah ingin memilih makanan halal atau bebas, juga ada terhidang aneka salad dengan bermacam dressing. Hidangannya nikmat, banyak pilihan dan banyak jumlahnya. Pelayanan ramah, profesional dan cekatan.

Namun... ada hal yang lucu dan aneh.... Oh iya sebagai informasi, fine dining ini tidak termasuk minuman, jadi harus beli sendiri.


Jadi kami minta menu red wine, yang mengejutkan adalah mereka mempunyai menu setebal kitab suci. Surprise...! Kami memilih sebotol red wine dari Australia. Seperti biasanya jika kita pesan sebotol red wine maka akan ada acara icip-icip wine (jika kamu pesan segelas red wine maka itulah yang kamu dapat, suka atau tidak). Botol pertama aku tidak suka, jadi si jegeg membawanya masuk dan kembali dengan botol baru yang masih tertutup, botol kedua ini terasa cocok buat kami maka kami ingin yang itu. Eh si jegeg kok membawa masuk botol yang kami sukai itu dan keluar kembali dengan botol lain dengan merek yang sama tapi masih tertutup alias belum kami icip..... Sebelum sadar dengan apa yang terjadi si jegeg membuka botol dan langsung menuangkan wine ke gelas kami... Untung rasa dan aromanya tak jauh beda dengan yang kami icip...

Padahal aturan red wine adalah, jika kamu mencicipi dari botol itu maka kamu akan mendapatkan wine dari botol itu, bukan dari botol baru meskipun mereknya sama, karena red wine mempunyai sifat, aroma dan rasa yang berbeda dari tiap botol. Setidaknya itu aturan mendasar red wine dari Jerman, entahlah mungkin di Bali lain. Lain ladang lain belalang.

Begitulah kesan sempurna yang kami dapatkan dari pertunjukan dan fine dining Taman Safari Gianyar. Jika segala sesuatu berlangsung bagus seperti itu, tentu saja kami tidak merasa sayang untuk membelanjakan uang.

Tips:
Paket fine dining dan pertunjukan kolosal bisa di pesan dari Kuta, pergilah ke kios tourist information yang tersebar dimana-mana. Tak hanya tari kecak, disini juga ada Bali Agung Show, juga spektakuler.

Apakah kamu sudah melihat pertunjukan kecak dan fine dining di Taman Safari & Marine Park Gianyar? bagaimana pengalaman kalian?

4 comments:

  1. seru banget pementasan kecak sama fine diningnya kak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya... pengalaman seperti ini akan teringat terus dalam waktu yang lamaaaaa...

      Delete
  2. keren akh.. seru banget.. jadi ingin lihat kecak dance lagi... salam

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)