Mengunjungi Masjid Tiban Turen, Konon Dibangun Dalam Waktu Semalam


Di desa Turen yang terletak di Kabupaten Malang ada sebuah masjid yang sangat amat megah dan luas, masjid ini memiliki gaya arsitektur yang unik dan tidak biasa. Konon katanya, masjid ini dibangun hanya - sekali lagi - HANYA dalam waktu semalam..! Pembangunan dilakukan oleh para santri pondok pesantren yang mengelola masjid tersebut dan dibantu sepenuhnya oleh pasukan jin dari alam ghaib.... Seru kan?

Mari simak cerita kami melakukan wisata religi dan wisata ghaib selama perjalanan mengunjungi Indonesia kali ini. Jarang lho, kami melakukan wisata religi.....





Jadi kami memutuskan untuk pergi ke Malang bersama keluarga, sewa sebuah villa dan berwisata disana. Melepas rindu bercanda ria sembari suka-suka...


Sebelum berangkat, salah seorang bibiku mewanti-wanti bahwa jika liburan ke Malang, kami harus singgah ke masjid Turen yang ada di desa Turen, dia sudah pernah mengunjunginya dan sangat terkesan akan keberadaannya. Karena katanya masjid ini adalah masjid tiban, yaitu sebuah masjid yang muncul secara ajaib hanya dalam waktu semalam dan dibangun oleh pasukan jin dari alam ghaib...

Sangat ajaib, dan tentu saja emak-ku menjadi berbinar-binar mendengar ceritanya. Beliau menjadi terlihat antusias dan bersemangat dalam liburan kali ini karena ada nada-nada religius-nya. Saking semangatnya maka langsung bikin segala sesuatu untuk bekal perjalanan.
Emak-ku adalah orang yang sangat beriman, satu-satunya hal yang membuatnya bahagia adalah menjalankan ritual ibadahnya, bahkan semua perjalanan yang dilakukannya adalah pilgrimage and spiritual journeys... Ibadah haji, tur wali songo, tur wali pitu, saling mengunjungi kelompok pengajian.... Kami menyukainya, dan kami semua mendukungnya, asal untuk kebahagiaannya....

Pada akhirnya kami sampai di desa Turen setelah bolak-balik tersesat. Keponakanku yang masih SD sempat menertawakan mbah-nya setelah dia browsing dan menemukan fakta sebenarnya tentang masjid Turen yang konon katanya adalah sebuah masjid tiban yang pembangunannya berlangsung hanya dalam waktu semalam, dan dibangun oleh pasukan jin dari alam ghaib.

Dia membacakan wikipedia jelas-jelas untuk mbah-nya, bahwa.... Masjid Turen mulai dibangun pada tahun 1978 oleh para santri pondok dan jamaah secara tradisional tanpa menggunakan alat berat dan tanpa bantuan tenaga profesional. Memiliki 10 lantai. Lantai 1 - 4 diperuntukkan sebagai bilik-bilik pondokan santri, lantai 6 untuk bertemu dengan keluarga yang membesuk para santri, dan lantai 5, 7 dan 8 digunakan untuk membuka kios, toko dan warung agar para santri mempunyai kegiatan dagang dan usaha, begitu....
Sebuah ide bangunan yang cemerlang kan?

Dan memang begitulah adanya; ketika kami sampai, hal pertama yang dilakukan petugas adalah membagikan selebaran kepada kami yang berisi penjelasan bahwa jika kami mendengar bahwa kompleks pondokan ini adalah masjid tiban yang dibangun oleh pasukan jin dalam waktu semalam, maka itu bohong belaka. Bertentangan dengan keyakinan islami.

Sebagai pengunjung yang baik tentu saja kami bertanya kepada petugas apakah boleh masuk mengingat kami berdua hanya mengenakan celana selutut sementara konon katanya ini adalah sebuah tempat suci. Dia dengan ramah mempersilahkan, tapi harus lepas alas kaki seperti tertera dalam aturan.

Aku terpesona dengan gaya arsitektur pondokan Turen ini, terlihat unik dan megah. Sepertinya belum ada gaya bangunan seperti ini di tempat lain... Dan mungkin inilah satu-satunya pondokan yang membuka pintunya lebar-lebar untuk pengunjung (mungkin ya, aku tidak pernah masuk pondokan sebelumnya).

Secara umum dinding bangunan sebelah dalam maupun luar berlapis keramik licin berwarna putih dengan ornamen warna biru. Di sana-sini terukir seni kaligrafi islami yang indah. Dan pada beberapa ruangan, dindingnya berhias ukiran dengan dominasi warna emas. Sangat megah.



Disana-sini, terutama di lantai 6 yang mana itu adalah ruangan tempat bertemu para santri dengan keluarga penjenguk, terdapat beberapa bangku besar yang terbuat dari batang pohon utuh, didesain dengan sangat rapi dan detail, menunjukkan keaslian struktur kayu liar beserta cabang dan lubang-lubang alami, dan berhias ukiran pada beberapa sisinya... oh my God... kapan aku bisa memiliki kusi dan bangku seindah itu...? Dan bangku-bangku ini ada banyak sekali, bahkan di beberapa lorong... Ingin rasanya bawa satu, buat cindera mata ๐Ÿ˜

Aku tidak tahu pasti seberapa besar masjid pondokan ini, luas sekali... banyak lorong, banyak ruangan indah, ada taman dan kolam ikan di dalamnya. Ada juga mall yang ramai dengan barang dagangan bagus-bagus. Segala macam kue dan minuman bisa dibeli disini, ada juga beragam toko pakaian muslim yang menjual mode up to date.

Lalu dimanakah letak masjidnya? Entahlah, kami sudah berjalan menikmati suasana menyusuri lorong-lorong indah, memasuki ruangan yang spektakuler dan naik turun tangga, bahkan sampai tersesat tak tahu jalan kembali, tetapi tetap saja kami tidak menemukan masjid. Maksudnya masjid yang dipakai untuk shalat berjamaah.


Kompleks pondokan spektakuler ini tak hanya memiliki sebuah bangunan itu saja. Di sekelilingnya ada beberapa arsitektur yang ukurannya lebih kecil namun tak kalah indah. Ada yang berwarna putih dengan banyak menara, ada pula yang lain. Semuanya indah dan unik. Cobalah mondok disini untuk merasakan sensasinya, atau setidaknya berkunjung....

Sebagai catatan, seperti halnya ketika memasuki sebuah mall, maka disini juga tak ada karcis masuk, tempat parkir-pun gratis. Begitu juga dengan penggunaan toilet umum, hanya donasi seperlunya saja. Dan percayalah, di sini tak ada hal-hal religius samasekali, cuma bentuk bangunannya saja, jadi semua orang boleh berkunjung. Jadi alangkah bagusnya, seperti halnya jika kita nge-mall, belilah sesuatu seperti makanan atau minuman, untuk mendukung usaha para santri. Shopping gila-gilaan juga bisa lho... seperti emak-ku misalnya....

Apakah kalian sudah pernah mengunjungi masjid spektakuler Turen? Sebuah arsitektur hebat kan?

9 comments:

  1. Saya beberapa kali pernah membaca tentang Masjid Tiban ini. Tidak begitu memperhatikan mengenai mitos nya. Yang saya perhatikan adalah arsitekturnya yang unik. Beneran Yah ternyata bentuknya unik dan di dalamnya juga bagus. Suatu saat nanti pengen datang ke sini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus sekali, aku sangat terkesan.
      Ini adalah wisata arsitektur yang patut dicoba...

      Delete
  2. Beberapa teman blogger sudah pernah menulis hal ini. Tapi tanggapanku tetap sama haha, menurutku masjid ini "mengerikan" terlalu berlebihan arsitekturnya. Tapi ya walau begitu tetap penasaran dan pingin lihat langsung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh jangan kuatir, ini adalah arsitektur cerdas dengan aneka fungsi, dan unik.
      Bekunjunglah, pasti kagum ๐Ÿ™‚

      Delete
  3. Oh dalam nya emas yaaa, gw pikir putih biru juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada emas, perak, perunggu.... olimpiade kali ya...๐Ÿ˜
      Dalamannya macam-macam mas Cum, lain ruangan lain tema, unik sekali๐Ÿ™‚

      Delete
  4. Pernah sekali mampir kesini. Capek keliling, naik turun tangga, tapi gak ketemu masjidnya. Amazing!

    ReplyDelete
  5. Pernah sekali mampir kesini. Capek keliling, naik turun tangga, tapi gak ketemu masjidnya. Amazing!

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)