Formentor, Tebing Raksasa Pulau Mallorca



Road trip hari ini menuju ke ujung pulau sebelah utara. Untuk itu kami akan melintasi ladang zaitun yang luas dan datar, kemudian memasuki beberapa kota dan pedesaan unik khas Spanyol, ada pula beberapa pantai landai yang indah sebelum akhirnya menempuh jalan menanjak melintasi daerah pegunungan sampai tiba di ujung paling utara Pulau Mallorca. Di sini ada sebuah obyek wisata yang sangat indah bernama Formentor. Keindahannya begitu mempesona sampai terlihat seperti ilusi yang tidak nyata.

Formentor adalah tebing karang yang sangat tinggi dan terjal. Nun jauh di bawahnya adalah garis pantai menghadap langsung ke Laut Mediterania atau yang biasa disebut dengan Laut Tengah yang tenang dan selalu berwrna biru toska. Sementara tebing ini merupakan bibir dari sebuah hutan lindung khas pulau-pulau kecil yang berada di Laut Mediterania dengan banyak perdu, bebatuan besar, karang terjal dan semak belukar.




Bagi yang belum membaca cerita sebelumnya, saat ini kami sedang liburan di sebuah pulau kecil yang cantik dan indah bernama Pulau Mallorca. Ini adalah sebuah pulau terbesar dari kepulauan Balearic milik Spanyol yang berada di Laut Mediterania. Kepulauan ini memiliki iklim sub-tropis yang cenderung hangat bahkan pada musim dingin. Mallorca adalah pulau liburan paling populer bagi orang-orang Eropa terutama dari Jerman.

Baiklah, mari kita berangkat....

Setelah sarapan, kami langsung berkendara keluar dari kawasan pantai Playa de Palma menuju utara. Tak lama kemudian sampai di Sa Pobla. Kota apakah ini, kami tidak tahu makanya kami turun untuk melihat-lihat sejenak. Ternyata ini adalah sebuah kota kecil yang jauh daru mana-mana dan terletak di tengah-tengah ladang zaitun yang luas. Hari itu masih pagi jadi sepanjang lorong-lorong sempit khas Spanyol itu masih sepi, toko-toko juga belum buka....

Sa Pobla, liburan Eropa di Spanyol
Lorong-lorong sempit khas kota mungil di Spanyol

Ketika sampai di balai kota ada orang kawinan. Senang rasanya melihat orang-orang berpakaian bagus dan indah. Semu terlihat ganteng dan cantik. Seluruh kota serasa dipenuhi oleh wajah-wajah bahagia. Ah jadi ingat jaman dulu waktu jadi pengantin...


Di Sa Pobla kami sempat duduk-duduk beli minum, kedua orang golden-lady kami ingin lihat acara kawinan. Mereka suka sekali melihat mode-mode bagus yang dikenakan orang-orang. Tentu saja yang dikomentari adalah mode pakaian orang-orang sebaya mereka, opa dan oma. Ada saja komentarnya, misalnya alangkah bagusnya rok warna-warni yang dipakai seorang oma, yang itu punya kalung indah, lainnya punya gaun bagus, ada pula si opa manis dengan setelan jas yang bagus, katanya....
Baru kali ini aku jadi tahu bahwa orang-orang akan tertarik dengan orang lain seumuran mereka. Buktinya mereka berdua tak pernah sekalipun mengomentari mas-mas ganteng yang berseliweran, perhatian mereka tertuju pada opa-opa manis (menurut mereka) dan oma-oma lainnyaπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€.

Perjalanan berlanjut. Setelah keluar dari kota mungil Sa Pobla, kami melintasi ladang zaitun yang luasnya sampai menyentuh cakrawala, dan sampai di kaki pegunungan pada sisi yang lain. Indah sekali. Selanjutnya kami berkendara perlahan melewati tepian pantai yang landai. Di luar sana terlihat sepi dan alami. Hanya ada panorama alam yang khas tanpa kesibukan manusia.

Sejauh mata memandang yang terlihat adalah kebun zaitun.


Jalanan semakin menanjak. Kini kami berkendara di atas jalanan berkelok tiada henti. Pada saat-saat tertentu kami bisa melihat garis pantai dari ketinggian. Terlihat pula beberapa kota nun jauh di bawah sana...

Ini adalah batas dataran rendah, di depan itu kami akan mulai menanjak.

Nun jauh di bawah sana adalah kota dan pantai-pantai yang baru saja kami lewati.
Aku suka sekali melintasi jalanan yang berkelok naik turun dramatis seperti ini.
Sayang sekali perjalanan yang menyenangkan ini harus berakhir karena pada akhirnya kami sampai di Formentor. Tetapi itu juga tidak sayang karena sebentar lagi kami akan menikmati pemandangan yang luar biasa indah. 

Formentor adalah puncak dari segala puncak di Pulau Mallorca ini. Ini adalah tebing karang yang menjulang tinggi dan rasanya hampir menyentuh langit. Salah satu sisi tebing yang menghadap langsung ke Laut Mediterania terlihat sangat megah dan indah. Sementara sisi lain yang menghadap ke tengah pulau terlihat perkasa. Bebatuan raksasa memenuhi tempat ini. 

Berada di puncak Formentor, aku merasakan seperti dalam ilusi. Pandanganku rasanya sudah tidak nyata lagi sehingga sangat sulit untuk melihat jarak kedalaman jurang, ketinggian tebing dan jarak antara gunung yang satu dengan lainnya. Ini sangat megah, agung dan membingungkan, sekaligus mempesona.

Dengan pengaturan yang sangat sempurna, Formentor terlihat seperti taman yang sangat unik. Bebatuan di belah dan difungsikan sebagai jalan setapak. Karena ini adalah puncak ketinggian maka di segala penjuru dipasang pagar pengaman namun tidak mengurangi keindahannya karena itu adalah pagar batu yang menyatu dengan alam. Formentor adalah tempat yang sangat mengesankan.

Tentu saja wefie...
Ah si dedek ini sepertinya memang minta difoto terus muncul di blog karena lama sekali di situ selfie-selfie, sampai aku tidak sabar untuk menunggu.






Formentor adalah panorama yang sangat menyenangkan bukan? Perjalanan belum berakhir, sampai jumpa pada cerita liburan selanjutnya ya....

Where is Mallorca?
- Pulau Mallorca terletak di Laut Tengah/Mediterania, merupakan pulau terbesar dari kepulauan Balearic, berjarak 170 kilometer dari Ibukota Spanyol -  Madrid.

- Bandara internasionalnya bernama Aeropuerto de Son San Juan yang berada di Palma de Mallorca. Lebih terkenal dengan nama Aeropuerto Palma de Mallorca.

8 comments:

  1. Ngomong2 Mallorca, aku tau nama kota ini gara2 dulu, sempet punya kenalan orang Spanyol yang tinggal di Mallorca dan sama2 ngefans ama The Corrs haha!

    Eh tp sayangnya emailnya yg waktu itu rusak, dan emailnya ilang semua, jd lost contact :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya Pulau Mallorca kan? Sayang sekali putus hubungan padahal kalau keep contact kan enak bisa jadi tempat perisinggahan πŸ˜€

      Delete
  2. Replies
    1. Iya... sampai Spanyol tapi belum sempat ke Misool

      Delete
  3. Aku suka ngilu liat tebing2 begitu, ini kayak nusa penida yaaaa, banyak tebing2 manja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Cum, kalau lihat ke bawah pas berdiri di atas tebing tinggi gitu, tiba-tiba dengkulku lemes tanpa alasan...

      Delete
  4. Aih.. cakep banget pemandangannya.

    ReplyDelete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)