Ngintip Orang Telanjang di Nude Beach



Kali ini kami berkendara menyusuri pantai-pantai Laut Baltik yang tenang dan berpasir putih sepanjang perbatasan Denmark dan Jerman. Pada musim panas jika cuaca menghangat seperti saat ini, pantai di sini selalu ramai pengunjung. Ombak yang tenang, air laut hangat yang bersih dan jernih, suasana touristy dengan banyak resto, kafe dan kedai es krim menjadikan daerah ini disukai semua orang. Pokoknya sebuah tempat sempurna untuk menikmati musim panas yang menggairahkan.

Dari sekian banyak pantai-pantai memanjang ini, ada terselip beberapa Nude Beach atau dalam bahasa Jerman bernama Pantai FKK-Strand (freie Körperkultur/free body culture) yaitu pantai khusus buat pengunjung yang suka mandi telanjang bulat. Di kawasan nude beach ini orang tidak boleh mengenakan pakaian apapun, jadi semuanya terasa nyaman dan bebas tanpa ikatan dan bungkusan apapun, gondal-gandul kesana-kemari dengan lincahnya.

Lalu seperti apakah pemandangan indah suasana bebas meriah ini sebenarnya? Apakah orang tidak merasa risih dan malu, atau malah jangan-jangan jadi terangsang melihat semua orang bugil dimana-mana? Yuk ikuti ceritaku sembari lihat-lihat fotonya....




Kami sampai di pantai Langballig yang berada di muara Flensburg. Muara ini adalah pembatas negara Jerman dan Denmark, jadi di seberang sana terlihat daratan yang masuk wilayah negara Denmark.

Nun jauh di seberang itu adalah negara Denmark.

Tengah hari itu terasa nyaman dan hangat. Matahari bersinar cerah dan angin bertiup sepoi-sepoi. Setelah menemukan tempat parkir yang padat, kami langsung buka sepatu dan turun ke pantai, mau jalan-jalan sejenak dengan kaki telanjang menginjak hangatnya pasir lembut. Jarang lho kami bisa telanjang kaki, secara di Jerman hangatnya cuma tiga bulan dalam setahun.

Suasana pantai meriah sekali... banyak muda-mudi ceria menikmati kebebasan, grup-grup kecil bermain aktif, bocil-bocil bermain pasir dan banyak pula yang kecipak-kecipuk main air, sementara bapak-emaknya gegoleran santai mandi matahari sembari baca buku dan lain-lain. Suasana khas pantai musim panas.




Kami jalan sambil ngobrol menyusuri garis pantai, saking asiknya sampai kejauhan, mendapati pantai sepi bertepi hutan rimbun. Ya sudah duduk-duduk dulu saja sembari menikmati ketenangan alam....

Lalu kembali ke pantai yang ramai tadi memutari desa, dan melewati deretan toko, resto dan kedai di pantai. Kami tergoda untuk membeli seporsi es krim karena hari itu cuaca sangat terik. Duduk-duduk makan es krim sembari melihati orang-orang, dan menikmati asiknya bersantai menghabiskan waktu di suatu tempat yang belum pernah kami datangi.... Itulah yang paling aku sukai dari sebuah liburan.




Matahari semakin condong ke utara dan sinarnya sudah tidak terlalu membakar tetapi udara tetap terasa gerah, jadi kami ingin mandi, tetapi mandinya di tempat lain saja yang lebih sepi, kan kami pemalu.... jadi kami melanjutkan perjalanan.

Desa-desa di pesisir laut Baltik ini asri sekali, sunyi dan berbukit-bukit. Adakalanya kamu cuma bisa melongo mengagumi keindahan alam yang muncul di depan begitu saja pada saat berkendara; Pada sebuah belokan menurun yang curam, di depan sana tiba-tiba terpampang indahnya pantai dengan air laut berwarna biru toska di bawah jernihnya warna langit. Indah sekali.



Lalu muncul plang bertuliskan 'FKK Strand' dan kamipun memasukinya, parkir dan segera turun ke pantai. FKK strand artinya adalah sebuah nude beach. Pantai ini sunyi dan jauh dari mana-mana tetapi hari itu tempat parkirnya penuh. Maklumlah, siapa yang betah tinggal di rumah pada saat cuaca hangat dan bagus seperti ini?

Ada sebuah kedai di tepi pantai yang sekaligus berfungsi sebagai menara pengawas keselamatan pantai. Kami mampir sejenak untuk ngopi dan beli kue, setelahnya turun ke pantai, menggelar tikar piknik agak berjauhan dari tetangga sebelah dan menikmati hangatnya mentari dan sejuknya air laut. Telanjang, sebulat-bulatnya. Setidaknya kami piknik di situ seharian sampai matahari hampir tenggelam.

Rasanya nyaman sekali bisa bertelanjang bulat dalam udara hangat yang nyaman seperti itu, dan jika merasa kegerahan langsung nyebur ke pantai yang airnya sejuk. Perasaan bebas sebebas-bebasnya karena tak ada sehelai benangpun yang menekan ataupun mengikat tubuh.

Suasana pantai meriah sekali, seperti di pantai sebelumnya tadi, di sini juga banyak pengunjung dalam kelompok, berdua-duaan seperti kami dan banyak juga anak-anak bermain, sementara bapak-emaknya gegoleran dengan santai di atas hamparan pasir lembut, di bawah hangatnya sinar matahari dalam belaian sepoi angin laut.... Bedanya cuma satu; di sini semua orang telanjang bulat...! termasuk anak-anak... termasuk aku juga....!

Pada umumnya, pengunjung nude beach adalah anak-anak yang masih dibawah umur beserta bapak-emaknya, dan orang-orang dewasa yang sudah tidak kinyis-kinyis lagi. Karena kedua golongan inilah yang merasa nyaman bertelanjang di tempat umum, dan bisa mengendalikan pikiran dengan tenang. Sementara para ABG dan pemuda-pemudi tidaklah wajar main ke nude beach. Entah kenapa, mungkin mereka malu atau takut kalau tiba-tiba burungnya berdiri, soalnya mereka itu kan masih berada dalam gairah hidup tertinggi, kesenggol dikit saja sudah bangun... mungkin itulah alasannya meskipun sebenarnya nude beach tidak mempunyai batasan umur.

Ih... apa tidak malu ya telanjang bulat dilihatin orang-orang? kan burungku termasuk mungil jika dibandingkan dengan burung bule...?

Tidak kok... tenang saja, tak bakalan ada orang yang memperhatikan. Melihat paling juga cuma sepintas karena meskipun nude beach adalah pantai yang bebas, disini juga ada aturan khusus yaitu tidak boleh mengenakan pakaian... Eh maksudnya, okay, inilah aturannya jika suatu saat kalian main ke nude beach...

Melihat dan mengamati tubuh seseorang adalah hal yang tabu, di sini semua orang hanya ingin menikmati alangkah nyamannya kebebasan tanpa terganggu oleh penilaian orang lain, jadi hargailah...jika kebetulan berpapasan atau small talk dengan pengunjung lain, jangan sekali-sekali melihat bagian tubuh dari leher ke bawah, itu tidak sopan... tetapi konsentrasi melihat wajahnya saja, atau lihat ke tempat lain yang tidak di bawah...

Telanjang di tempat umum tidaklah terlarang di negara Jerman, tetapi melakukan aktivitas seks di tempat umum adalah melanggar hukum, dendanya banyak...

Kamera dan foto adalah hal yang dilarang di nude beach... jadi maafkan kalau foto orang-orang telanjang bulat yang ditunggu-tunggu tidak muncul. Sebuah aturan fungsinya bukan untuk dilanggar tetapi sebagai batasan, lagipula aku tidak mau melanggar privasi orang lain. Jadi taati peraturan ya, dimanapun kalian berada. Jangan hanya karena sebuah postingan blog, kamu harus melanggar aturan.

Tapi jangan kuatir, bila ada yang tetap ingin lihat foto-foto nude beach yang ada di Jerman, googling saja 'FKK Strand' atau langsung klik di sini (awas, mengandung konten telanjang).

Begitulah Jerman yang bebas dan liberal. Enak lho hidup di negara liberal, kamu bebas melakukan apapun asal tidak merugikan orang lain dan tetap dalam batasan aturan. Di negara liberal tidak ada polisi moral jadi orang harus pandai-pandai menerapkan batasan untuk dirinya sendiri. Kamu takut dengan liberalisme? berarti kamu kurang pede menjaga diri sendiri, dan piknikmu kurang jauh....

Malam hari (pada musim panas, malam hari di Jerman terang benderang seperti siang), dalam perjalanan pulang kami makan malam di sebuah restoran Italia yang terkenal di seluruh penjuru kota, tukang masaknya didatangkan langsung dari Italia. Nikmat sekali. Kami pesan Caprese sebagai makanan pembuka yaitu irisan tomat yang ditumpangi keju mozarella dan daun kemangi lalu disiram minyak zaitun. Lalu aku makan lasagne isi daging sapi giling, dan Thomas makan Spaghetti Bolognese.  Dan tak lupa segelas Aperol Spritz, minuman musim panas kesukaan kami...






Itulah cerita indah kami pada suatu hari di musim panas. Apakah kamu ingin bermain telanjang bulat di nude beach? datang saja ke Jerman Utara pada musim panas, di sini banyak pantai indah dengan nude beach yang lucu-lucu...

4 comments:

  1. Wkwkwkwk...Banyak amat yang bugil di sini. Pantainya dan pandangan indahnya

    ReplyDelete
  2. yah... pembaca kecewa...

    *oopps burungmu munggil ya mas :p

    oh ya kalo ada yang ke nude beach ini lalu gak telanjang, kena denda juga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. *eeeh... gak boleh lihat ke bawah... :p

      Tidak lah, paling sama pengawas pantai di tegur halus dan disuruh pergi ke Textilstrand sebelah.

      Delete

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)