Road Trip Pelosok Touristy Bavaria



Hal yang paling aku sukai tentang Jerman adalah bahwa negara ini kaya akan tradisi dan mempunyai keindahan alam yang sangat bervariasi. Dari semua itu, Jerman adalah negara yang 'sudah jadi', bukan lagi sebagai negara berkembang. Hal ini juga bisa dirasakan ketika orang mendatangi tempat-tempat wisatanya.

Jadi pada tempat-tempat wisata, meskipun letaknya sangat terpencil dan jauh dari mana-mana, wisata di sini sangat touristy, bahkan pada wisata alam sekalipun. Touristy maksudnya adalah terpenuhinya sarana dan prasarana sebuah tempat wisata mencakup fasilitas dasar seperti toilet dan jalan yang layak maupun sarana pendukung misalnya hotel, resto, kafe dan toko-toko maupun sarana untuk senang-senang.

Sekali kamu masuk tempat wisata di Jerman, yang kamu dapatkan adalah kenyamanan dan keindahan. Jadi Jerman cocok sekali dengan aku karena kalau sedang traveling, yang ingin aku dapatkan adalah senang-senang dan hore-hore. Santai dan menikmati waktu. Bukan bersusah payah dan penderitaan.

Baiklah, marilah sekarang kita pergi ke beberapa daerah yang amat terpencil di Jerman, dan melihat ada apakah gerangan di tengah hutan nun jauh di sana....






Setelah sarapan yang berlebihan di hotel, kami berkendara santai memasuki hutan untuk menuju sebuah kota kecil bernama Gössweistein. Kota kecil di tengah hutan yang jauh dari mana-mana ini konon katanya adalah sebuah kota yang indah dan kuno, mempunyai sebuah gereja tua di tengah kota  dan karena keindahannya, maka kota ini menjelma menjadi tujuan wisata.



Dan benar saja, setelah sampai di sana, yang kami dapati adalah sebuah kota di atas bukit yang asri dan bersih sekali. Konstruksi kota terlihat tetap seperti ratusan tahun yang lalu... dan seperti yang aku tulis di atas, tempat terpencil ini sangat menyenangkan karena sudah touristy. Banyak hotel, kedai, bar dan kafe. Sebuah tempat yang nyaman untuk dikunjungi.

Oang yang mengunjungi kota terpencil ini akan mendapatkan kedamaian, makanan enak di tempat yang bagus, jalur yang panjang dan alami untuk wandering dan bersepeda, dan melihat kultur unik.




Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Hersbruck. Sebenarnya tidak ada hal-hal menarik di tempat terpencil ini kecuali satu, yaitu museum mobil yang sangat modern dan kinclong. Oh iya sebenarnya aku bukanlah penyuka mobil tetapi saat ini sedang mengikuti touring klub pecinta old timer yang ceritanya sudah aku tulis di sini, jadi ya ngikut saja, kemanapun yang ngajak menuju....

Jadi yang begitulah, selama tiga jam berikutnya aku merasa tidak menikmati berada di dalam museum. Apa yang bisa aku lakukan di tengah mobil-mobil tua ini....? Cuma bolak-balik beli minum dan ngemil di restorannya, sementara yang lain bersuka ria mengamati classic cars.



Penderitaan berakhir pada waktunya. Setelah makan siang kami berkendara menuju etape selanjutnya yaitu gua warna-warni Teufelshöhle. Dalaman guanya aku tidak suka padahal bagus, karena tahun ini sudah pernah masuk ke dalam gua yang lebih besar dan lebih berwarna-warni. Yang paling aku suka adalah suasana sekitarnya yang indah dan touristy.

Gua ini terletak di tengah hutan belantara indah dengan pohon-pohon besar, lembah dan bebukitan hijau dan sungai jernih sebening kaca, berada di samping jalan raya yang mulus dan terawat. Tempat parkir yang luas dilengkapi dengan beberapa toilet bersih. Di sebelah tempat parkirnya ada sebuah Hotel yang mempunyai restoran dengan banyak tempat duduk tepat di tepian sungai.

Suasana yang sangat indah untuk menikmati alam. Di sini selain bisa menikmati keindahan gua, orang bisa wandering di dalam hutan yang dilengkapi dengan jalan-jalan setapak dilengkapi papan penunjuk jalan, mancing, gelandutan panjat tebing atau cuma bengang-bengong di tengah hutan cari inspirasi sembari duduk-duduk di bangku panjang yang banyak tersedia disana-sini. Padahal hutan belantara lho, tapi sangat touristy dengan fasilitas lengkap aduhai.... siapa yang tidak suka?


Untuk masuk ke dalam gua harus naik undakan tinggi, dilengkapi pembatas dan pengaman. Di sebelah mulut gua ada kedai yang menjual minuman dan makanan mudah saji dengan meja kursi di bibir tebing. Dari sini pemandangan indah sekali, bisa melihat tempat parkir luas di bawah sana, sungai jernih, jalan raya didepannya yang berkelok-kelok dan tebing batu yang menjulang tinggi. kesemuanya berada dalam hutan belantara yang lestari.


Lalu... apakah kamu penyuka keindahan alam? pilih yang mana? alam liar yang belum tersentuh wisata tanpa fasilitas dan untuk mencapainya harus dengan perjuangan berat, atau alam yang sudah banyak fasilitas, touristy tetapi tetap lestari dan indah?

No comments:

Post a Comment

Jangan mengambil apapun kecuali manfaat - Jangan meninggalkan apapun kecuali KOMENTAR... Okay deh, terimakasih atas komentarnya, sangat dihargai :)